Pidato Tom Cruise sebelum final Piala Dunia 2026 memicu kritik dari sebagian penonton yang menanti duel Spanyol melawan Argentina. Mereka menilai segmen selebritas itu tidak diperlukan karena fokus utama seharusnya langsung tertuju pada pertandingan.
Protes paling banyak muncul di media sosial X setelah aktor tersebut tampil menjelang laga di MetLife Stadium, New Jersey. Sejumlah pengguna mempertanyakan relevansi pidato panjang dalam momen yang dinilai sudah memiliki atmosfer besar sebagai partai puncak turnamen.
Final Berlangsung Ketat hingga Perpanjangan Waktu
Di luar perdebatan mengenai acara pembuka, Spanyol akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Argentina 1-0. Gol penentu lahir pada babak perpanjangan waktu dalam pertandingan yang berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.
| Rangkaian Final | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Spanyol vs Argentina |
| Skor akhir | Spanyol menang 1-0 |
| Waktu penentuan | Babak perpanjangan waktu |
| Lokasi | MetLife Stadium, New Jersey |
Hasil laga itu menjadi bagian yang paling dinantikan dari final turnamen yang diikuti 48 negara. Namun, perhatian penonton sempat terpecah oleh penampilan Tom Cruise sebelum sepak mula.
Pesan Persatuan yang Tidak Semua Penonton Sambut
Dalam pidatonya, Tom Cruise membahas perjalanan 48 negara yang telah mengikuti turnamen selama lebih dari 30 hari. Ia menggambarkan sepak bola sebagai ruang pertemuan berbagai negara, budaya, dan masyarakat.
Menurut kutipan yang ditayangkan kanal YouTube FIFA, Cruise mengatakan, “Lebih dari 30 hari yang lalu, 48 negara memulai sebuah perjalanan.” Ia juga menyinggung perjalanan para peserta yang menyeberangi samudra, melewati perbatasan, serta menyatukan beragam budaya.
Aktor tersebut kemudian menutup pesannya dengan penekanan pada karakter universal sepak bola. “Bersama-sama, mereka menunjukkan kepada kita mengapa permainan ini adalah milik dunia,” pungkasnya.
Gagasan persatuan itu sejalan dengan skala turnamen yang mempertemukan puluhan negara. Akan tetapi, bagi sebagian penonton, pesan tersebut terasa kurang tepat ditempatkan tepat sebelum pertandingan final dimulai.
Kritik Berpusat pada Waktu Kemunculan
Seorang pengguna X menyebut pidato itu tidak penting karena penonton hanya ingin menyaksikan sepak bola. Pengguna lain mempertanyakan alasan seorang selebritas perlu berbicara sebelum laga puncak berlangsung.
Ada pula komentar yang menilai penampilan tersebut terlalu berlebihan dan tidak sesuai suasana final. Kritik itu memperlihatkan perbedaan harapan mengenai kemasan acara olahraga besar antara hiburan seremonial dan pertandingan itu sendiri.
Laporan Medcom.id mencatat keberatan utama warganet berkaitan dengan waktu serta relevansi pidato tersebut. Penonton yang melontarkan kritik menempatkan atmosfer pertandingan sebagai unsur yang lebih penting daripada kemunculan figur perfilman.
Meski memicu protes, terdapat satu pilihan kata Cruise yang memperoleh respons positif. Ia memakai istilah “football”, bukan “soccer”, ketika menyebut olahraga tersebut.
Di Amerika Serikat, istilah “soccer” lazim digunakan untuk membedakan sepak bola dari olahraga lain. Penggunaan “football” dalam final Piala Dunia 2026 dinilai lebih dekat dengan penyebutan yang umum dipakai secara global.
Final Turut Diiringi Penampilan Musik
Acara puncak turnamen juga dimeriahkan penampilan paruh waktu dari Justin Bieber, Madonna, Shakira, dan BTS. Kehadiran unsur hiburan itu melengkapi pertandingan yang mempertemukan dua tim finalis.
Sejumlah nama besar turut terlihat menyaksikan laga, termasuk Beyoncé, Jay-Z, Matt Damon, Timothée Chalamet, serta Victoria dan David Beckham. Kehadiran mereka menegaskan besarnya skala hiburan yang menyertai final, meski pidato pembuka Tom Cruise tetap menjadi titik kritik bagi sebagian penonton.
Source: www.medcom.id






