PKB Disebut Sepenuhnya Mengajukan Megawati sebagai Wakil Presiden pada 1999

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkap kembali peran PKB dalam pencalonan Megawati Soekarnoputri sebagai wakil presiden pada 1999. Menurut Pramono, pencalonan tersebut diajukan sepenuhnya oleh PKB, bukan oleh PDI.

Pernyataan itu mengangkat sisi sejarah politik yang dinilainya belum banyak diketahui, terutama mengenai hubungan PKB dan PDI Perjuangan. Pramono menyampaikan kisah tersebut saat menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cabang PKB se-Indonesia di Taman Fatahilah, Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2026).

Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa PKB menjadi pengusul Megawati untuk mendampingi Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai presiden. Ia menyebut peran itu menjadi bagian penting dari dinamika pembentukan pemerintahan pada 1999.

“Ibu Mega menjadi Wakil Presiden itu yang mencalonkan adalah PKB, 100 persen PKB. Pada waktu itu PDI tidak mengajukan, PKB yang mengajukan,” ujar Pramono.

Hubungan Politik yang Telah Terjalin Lama

Pramono menilai peristiwa tersebut mencerminkan kedekatan politik antara PKB dan PDI Perjuangan yang telah terbentuk sejak lama. Kedekatan itu, menurut dia, juga memiliki latar hubungan personal di antara sejumlah tokoh.

Ia mengaku mengenal Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sejak masa gerakan mahasiswa pada 1998. Keduanya disebut kerap berada dalam sejumlah forum diskusi sebelum Cak Imin memimpin PKB.

Pramono menghubungkan relasi personal itu dengan suasana politik menjelang terbentuknya pemerintahan 1999. “Kedekatan yang sangat personal itulah yang kemudian mengantarkan peristiwa Ibu Megawati menjadi Wakil Presiden pada waktu itu,” katanya.

Menurut Pramono, proses politik saat itu berlangsung dalam situasi yang penuh ketegangan. Ia menyebut Megawati meminta dirinya serta Khofifah dari PKB untuk terlibat dalam peristiwa tersebut.

Perjalanan Perolehan Kursi PKB

Selain membahas pencalonan Megawati, Pramono menyoroti perjalanan PKB dalam perolehan kursi DPR. Ia menggambarkan perjalanan partai di bawah kepemimpinan Cak Imin sejak 2005 sebagai “roller coaster” karena jumlah kursinya pernah mengalami naik turun.

KeteranganJumlah Kursi DPR
Perolehan yang pernah dicapai PKB28 kursi
Tahun 1999 menurut Pramono52 kursi
Perolehan saat ini menurut Pramono68 kursi

Pramono menyebut PKB pernah berada pada angka 28 kursi sebelum kembali memperkuat posisi politiknya. Ia memuji kegigihan Cak Imin dalam membangun partai hingga perolehan kursi PKB kini disebut mencapai 68.

Angka itu, menurut Pramono, melampaui perolehan PKB pada 1999 yang ia sebut sekitar 52 kursi. Ia menjadikan perkembangan tersebut sebagai penghargaan atas konsistensi kepemimpinan Cak Imin dalam melewati pasang surut partai.

Pelantikan pengurus cabang PKB di Kota Tua kemudian menjadi momentum untuk mengingatkan kader mengenai peristiwa politik 1999. Pramono menilai keterlibatan PKB dalam pencalonan Megawati sebagai wakil presiden patut tetap diketahui sebagai bagian dari sejarah partai.

Source: news.detik.com
Berita Terkait