PKS Jabar Dorong Ketahanan dari Rumah Tangga, Mulai Sayur Pekarangan hingga Panel Surya

Author: Redaksi Android62

DPW PKS Jawa Barat menyiapkan 135 Duta Tani untuk menjalankan Milad Berdaya hingga ke tingkat akar rumput. Langkah ini dibangun agar gerakan tidak berhenti pada peluncuran, melainkan terus bergerak ke keluarga kader, komunitas, dan struktur partai di daerah.

Program tersebut bertumpu pada tiga pilar, yaitu ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan ekonomi. Ketua Pelaksana Milad Berdaya sekaligus Ketua Bidang Pertanian, Petani, dan Nelayan DPW PKS Jawa Barat, Budiwanto, menjelaskan bahwa seluruh langkah lapangan disusun dari tiga fondasi itu.

Untuk urusan pangan, PKS Jawa Barat mendorong gerakan berbasis pekarangan yang mengajak keluarga kader menanam sayuran sendiri. Ketua DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan atau Abah Iwan, bahkan menyebut warga bisa memulai dari minimal satu pot berisi sayuran di rumah.

Bagi Abah Iwan, gerakan seperti ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia menekankan bahwa ketahanan harus dimulai dari keluarga dan dijalankan secara berkelanjutan dengan basis komunitas, terutama di tengah kondisi yang serba tidak pasti.

Ketahanan rumah tangga jadi titik awal

Dorongan itu lahir dari situasi global yang tidak stabil dan ikut memengaruhi kehidupan warga di daerah. Abah Iwan menyebut dampaknya terasa langsung di rumah tangga, mulai dari harga cabai, beras, hingga pasokan kebutuhan pokok.

Karena itu, Milad Berdaya dihadirkan sebagai gerakan yang dekat dengan kebutuhan harian masyarakat. Tagline “Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia” dipakai untuk menegaskan arah kerja yang ingin dibawa PKS Jawa Barat ke masyarakat.

Pengalaman PKS bersama peternak kambing dan pelaku usaha ayam petelur di Jawa Barat juga ikut membentuk lahirnya program ini. Dari sana, pihaknya melihat ketekunan dan optimisme sebagai modal penting untuk bertahan dalam situasi yang menantang.

Energi, ekonomi, dan sekolah kader ikut masuk program

Di luar pangan, ketahanan energi menjadi bagian penting dalam Milad Berdaya. PKS Jawa Barat menyiapkan instalasi panel surya di kantor DPW sebagai percontohan, sekaligus mengampanyekan hemat energi di rumah tangga.

Pilar ketiga adalah ketahanan ekonomi. Jalur ini didorong lewat penguatan ekosistem UMKM kader melalui pasar komunitas dan koperasi PKS Jawa Barat, disertai Boemkraf sebagai wadah ekonomi kreatif berbasis komunitas.

Program ini juga memuat SAKTI atau Sekolah Kader Patriotik. Wadah ini disiapkan bagi kader yang akan diterjunkan ke wilayah pesisir dan daerah yang membutuhkan tenaga dakwah serta pemberdayaan.

Untuk memastikan pelaksanaannya, DPW PKS Jawa Barat telah menyiapkan juknis dan surat edaran resmi. Lima langkah utama di dalamnya dirancang agar gerakan bisa menjangkau keluarga kader, komunitas, dan struktur partai secara lebih luas.

Dorongan ke kebijakan daerah

Gerakan Milad Berdaya tidak hanya ditujukan ke tingkat komunitas. Fraksi PKS di DPRD Jawa Barat juga akan mendorong agar ketahanan pangan dan energi masuk dalam pertimbangan kebijakan daerah.

DPW PKS Jawa Barat menyiapkan white paper sebagai rekomendasi resmi bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dokumen itu disiapkan untuk memperkuat fondasi kebijakan daerah dalam menghadapi tantangan global yang kian terasa di level rumah tangga.

Peluncuran Milad Berdaya dilakukan bertepatan dengan 118 tahun Hari Kebangkitan Nasional. Melalui momentum itu, PKS Jawa Barat ingin menegaskan bahwa ketergantungan bukan takdir, dan perubahan bisa dimulai dari langkah kecil yang tertata serta dijalankan terus-menerus.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru