Polda Jawa Barat terus memburu Taufik Hidayat yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang dalam kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap YTR. Kasus ini mencuat setelah korban disebut mengalami penyekapan dan penganiayaan sejak tiga tahun lalu.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Rudi Setiawan menyampaikan perkembangan itu saat memberi keterangan di Pusat Pelayanan Ibu dan Anak Terpadu RSHS, Bandung, tempat YTR dirawat. Polisi menyatakan pengejaran terhadap terduga pelaku masih berlangsung karena identitas Taufik Hidayat sudah masuk dalam daftar pencarian orang.
Pemeriksaan medis dan pendampingan hukum
Di lokasi yang sama, kuasa hukum korban, Januar Solehuddin, hadir untuk mendampingi YTR. Kehadiran pihak kepolisian, rumah sakit, dan pendamping hukum menunjukkan penanganan perkara ini dilakukan secara intensif di Bandung.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian Rumah Sakit Hasan Sadikin, Fitra Hergyana, juga memberikan keterangan di Pusat Pelayanan Ibu dan Anak Terpadu RSHS. Pernyataan itu menegaskan bahwa YTR saat ini berada dalam pemantauan medis di fasilitas tersebut.
Fokus pengejaran terduga pelaku
Rudi Setiawan menegaskan bahwa Taufik Hidayat masih diburu aparat Polda Jabar. Informasi yang berkembang menyebut YTR diduga dianiaya dan disekap oleh Taufik Hidayat sejak tiga tahun yang lalu.
Dugaan itu menjadi dasar kepolisian untuk terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Hingga kini, aparat belum mengungkap perkembangan lain selain status pencarian terhadap Taufik Hidayat yang masih aktif dilakukan.
Kasus ini menjadi perhatian karena korban kini sudah mendapat penanganan medis, sementara proses penegakan hukum terhadap terduga pelaku masih berjalan. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa penanganan kasus berfokus pada dua hal sekaligus, yakni perawatan korban dan upaya penelusuran pihak yang diduga terlibat.
Source: www.tempo.co






