Polytron Andalkan Robot Dan Dua Dyno Di Pabrik Fox 350, Produksi Tembus 140 Unit Per Shift

Author: Redaksi Android62

Pabrik motor listrik Polytron Fox 350 di Kudus dan Demak, Jawa Tengah, menunjukkan bahwa produksi kendaraan listrik kini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada tenaga manusia. Di fasilitas ini, robot otomatis ikut bekerja pada titik-titik penting untuk menjaga presisi, konsistensi, dan kualitas hasil akhir.

Skala produksinya juga cukup besar. Dalam satu shift kerja selama tujuh jam, pabrik itu disebut mampu menghasilkan hingga 140 unit motor listrik, atau sekitar 20 unit per jam.

Perakitan berjalan bertahap

Alur produksi Fox 350 dimulai dari komponen, lalu bergerak ke pengecatan bodi, pembuatan baterai, perakitan, dan inspeksi akhir. Tayangan kanal YouTube AutonetMagz yang meninjau langsung fasilitas tersebut memperlihatkan setiap tahap dijalankan secara berurutan sebelum unit masuk ke pasar.

Pada proses perakitan, komponen tidak langsung dipasang begitu saja. Setiap bagian lebih dulu diperiksa ulang, lalu teknisi memasang sasis dan arm belakang sebagai fondasi awal kendaraan.

Setelah itu, tahap berikutnya mencakup pemasangan kotak baterai dan drive hub motor. Komponen lain seperti stang, perangkat elektronik, kabel wiring, dan body motor kemudian dirakit secara bertahap hingga unit terbentuk utuh.

Robot masuk di titik presisi tinggi

Peran robot terlihat pada pekerjaan yang menuntut ketelitian tinggi. Teknologi otomasi digunakan saat merakit komponen seperti speedometer dan sektor pencahayaan agar hasilnya tetap konsisten.

Salah satu bagian yang paling menonjol adalah proses sealing komponen. Tahap ini dikerjakan robot supaya penyegelan lebih rapat, lebih presisi, dan risiko kesalahan produksi bisa ditekan.

Setelah seluruh body terpasang, unit masih harus melalui pemasangan speedometer dan pengecekan awal. Begitu motor dapat dinyalakan, inspeksi menjadi lebih ketat sebelum kendaraan lanjut ke tahap berikutnya.

Pengecatan body panel ikut otomatis

Area pengecatan body panel juga memanfaatkan robot. Bagian ini disebut baru beroperasi sekitar tiga hingga enam bulan terakhir, sehingga menjadi salah satu fasilitas yang masih terus berkembang.

Sebelum masuk ruang cat, seluruh body motor digantung pada conveyor khusus. Setelah itu, panel bodi dicat secara otomatis oleh robot agar hasilnya merata dan kualitas permukaan tetap terjaga.

Usai dicat, body panel tidak langsung dipasang. Komponen tersebut lebih dulu masuk ke ruang pengeringan sebelum melanjutkan ke tahapan produksi berikutnya.

Baterai LFP dibuat dan diuji

Bagian produksi baterai menjadi sorotan lain dari pabrik ini. Di sana terlihat proses penyusunan sel baterai, penyolderan laser otomatis, lalu pemasangan casing dan kabel kelistrikan.

Polytron menggunakan baterai LFP untuk Fox 350. Jenis baterai ini juga ditampilkan dalam demonstrasi uji ketahanan yang menyoroti keselamatan sebagai perhatian utama dalam produksi motor listrik.

Dalam demonstrasi tersebut, baterai LFP yang diperlihatkan disebut lebih aman dibanding baterai lain yang tidak memenuhi standar. Saat mendapat benturan keras, baterai LFP tidak langsung terbakar, sedangkan baterai NMC dalam demonstrasi terlihat sangat sensitif terhadap benturan dan langsung memicu api.

Polytron juga melakukan pengujian laboratorium untuk memastikan keamanan baterai. Pengujian itu mencakup vibrasi, drop test, uji tegangan, dan uji suhu ekstrem.

Pemeriksaan akhir sebelum masuk pasar

Setelah dirakit, unit masih melewati sejumlah pemeriksaan lanjutan. Logo dan stiker finishing seperti tulisan Fox 350 dan emblem Polytron dipasang setelah inspeksi awal dinyatakan lolos.

Motor lalu masuk ke dyno test untuk memastikan performanya sesuai standar yang ditetapkan. Polytron kini memiliki dua dyno untuk menunjang produksi dua lini motor listrik mereka.

Tahap terakhir adalah appearance inspection atau inspeksi tampilan akhir. Di titik ini, kendaraan dicek kembali agar benar-benar siap dipasarkan.

Kapasitas 140 unit per shift menunjukkan fasilitas tersebut memang disiapkan untuk skala produksi besar. Polytron juga menyebut pabriknya kini jauh lebih berkembang dibanding tahun sebelumnya karena sekarang mampu memproduksi dua lineup motor listrik sekaligus.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru