Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran berlangsung dengan skala besar dan mengundang perhatian luas. Rombongan jenazah bergerak melintasi jalur sekitar 10 kilometer menuju kawasan dekat Bandara Internasional Mehrabad, di tengah kerumunan pelayat yang memenuhi sejumlah ruas jalan ibu kota.
Peti jenazah Khamenei yang diselimuti bendera Iran diarak bersama peti jenazah anggota keluarganya yang tewas dalam serangan udara pada 28 Februari lalu. Televisi pemerintah Iran melaporkan iring-iringan itu telah resmi bergerak, sementara pemerintah berharap prosesi tersebut dihadiri lautan massa dari berbagai penjuru kota.
Rute utama melintasi jalan-jalan penting Teheran
Press TV menyebut iring-iringan menempuh rute sekitar 10 kilometer sebelum mencapai area dekat bandara. Jalur yang dilalui mencakup Damavand Street, Imam Hussein Square, Enqelab Street, Enqelab Square, Azadi Street, Azadi Square, hingga Shahid Lashgari Highway.
Panitia memperkirakan perjalanan iring-iringan berlangsung sekitar 10 hingga 12 jam. Sepanjang rute, sejumlah pelayat terlihat membawa spanduk dan poster bernada anti-Amerika Serikat serta anti-Israel.
| Rute | Lokasi Penting | Perkiraan Waktu |
|---|---|---|
| Jalur iring-iringan | Damavand Street hingga Shahid Lashgari Highway | 10 hingga 12 jam |
| Panjang lintasan | Menuju area dekat Bandara Internasional Mehrabad | Sekitar 10 kilometer |
Jutaan pelayat dan pengamanan ketat
Kantor berita Tasnim dan Press TV, seperti dikutip Al Jazeera, menyebut jutaan pelayat memadati jalan-jalan di Teheran untuk mengikuti prosesi tersebut. Para pejabat Iran bahkan menyebut rangkaian pemakaman ini sebagai perkumpulan publik terbesar dalam sejarah modern Iran.
Di tengah kepadatan massa, sebagian pelayat juga terlihat mengangkat poster yang berisi seruan agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump dibunuh. Suasana di lapangan menunjukkan mobilisasi besar-besaran dari pendukung pemerintah dalam prosesi yang menjadi sorotan utama media Iran.
Pemakaman ditutup di Mashhad
Rangkaian prosesi pemakaman dijadwalkan berakhir pada Kamis saat Ali Khamenei dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza di Kota Mashhad. Kota itu juga disebut sebagai kota kelahiran Khamenei, sehingga lokasi pemakaman memiliki makna simbolis bagi banyak pendukungnya.
Selama masa berkabung, pemerintah menutup sejumlah ruas jalan, membatasi ruang udara, dan menghentikan berbagai aktivitas masyarakat. Langkah itu diambil untuk mendukung kelancaran prosesi sekaligus menjaga ketertiban selama rangkaian upacara berlangsung.
Dalam laporannya, Press TV menyebut masa berkabung ini menjadi salah satu momen terbesar yang pernah terlihat di Iran. Di tengah arus massa yang memenuhi jalanan ibu kota, prosesi iring-iringan tetap berfokus pada perjalanan jenazah menuju tahap akhir pemakaman di Mashhad.
