Di antara deretan ras yang paling sering dibicarakan, Ragdoll menonjol karena memadukan tubuh besar, bulu yang sangat lembut, mata biru, dan sifat jinak. Ras ini bahkan disebut berada di urutan pertama sebagai kucing terpopuler selama tiga tahun terakhir menurut Dailypaws.
Daya tarik kucing-kucing terkenal di dunia memang tidak datang dari satu hal saja. Ada yang menonjol karena ukuran tubuhnya yang besar, ada yang terkenal lewat tampilan eksotis, dan ada pula yang populer karena wajah khas, bulu panjang, atau justru karena tampil tanpa bulu sama sekali.
Maine Coon termasuk nama yang paling mudah dikenali dalam daftar ras populer. Kucing berbadan besar ini berbulu tebal, berasal dari negara bagian Maine, dan mulai dipopulerkan setelah CFA mengakuinya sebagai kucing ras murni pada tahun 1970-an.
Ciri lain yang membedakan Maine Coon adalah polydactylism, yaitu jari kaki besar yang membantu saat berburu. Tingginya sekitar 16 inci, beratnya berada di kisaran 8 sampai 20 pon, dan usia hidupnya dapat mencapai 12 sampai 15 tahun.
Penampilan liar yang tetap jinak
Bengal juga punya tempat kuat di hati banyak pecinta kucing. Ras ini dijuluki kucing macan tutul karena pola bintik-bintiknya, meski sifat dasarnya tetap jinak.
Bengal juga dikenal sebagai salah satu kucing eksotis yang langka dan termasuk yang paling mahal di dunia. Kucing ini merupakan hasil biakan kucing domestik dengan kucing liar, dengan tinggi 13 hingga 16 inci, berat 6 sampai 12 pon, dan usia hidup 12 sampai 15 tahun.
Oriental Shorthair menawarkan pesona yang berbeda lewat telinga yang lebar dan panjang, bulu pendek, serta ragam pola warna yang luas. Warna matanya pun bervariasi, mulai dari hijau, biru, emas, hingga kuning.
Meski menarik perhatian, ras ini memiliki bulu yang sedikit sehingga rentan terhadap kanker kulit dan cuaca dingin. Tingginya 9 hingga 11 inci, beratnya 7 hingga 12 pon, dan usia hidupnya berkisar 15 sampai 20 tahun.
Ikon klasik yang terus bertahan
Persia adalah salah satu wajah paling akrab dalam dunia kucing. Ras ini dikenal lewat bulu panjang, wajah datar, dan karakter manja, lalu sering muncul dalam film, karya seni, dan iklan.
Nama lain yang juga melekat pada Persia adalah kucing Iran atau Shiraz. Popularitasnya bertahan selama beberapa dekade, meski ras ini rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk masalah ginjal dan jantung, dengan tinggi 14 hingga 18 inci, berat 7 hingga 12 pon, serta usia hidup 15 sampai 20 tahun.
American Shorthair sering disukai karena wajah bulat, telinga pendek, dan sifat ramah. Ras ini juga cerdas dan senang dipangku, walau kerap disangka sebagai kucing campuran domestik.
Nama ras ini pernah diubah menjadi domestik shorthair pada tahun 1966-an untuk membedakan ukuran badannya. American Shorthair berasal dari Amerika Utara, memiliki banyak variasi warna bulu, dengan tinggi 8 hingga 10 inci dan berat 8 hingga 12 pon.
Siam juga masih menjadi salah satu ras paling dikenal hingga kini. Kucing ini sudah populer sejak abad ke-19 dan berasal dari Thailand, sebelum dikenal dengan nama Siam.
Ciri khas Siam terletak pada warna tubuh di wajah, telinga, kaki, dan ekor. Ada dua jenis Siam, yaitu tubuh ramping dengan kepala lebih besar serta tubuh lebih gemuk dengan kepala berbentuk apel, dengan tinggi hingga 14 inci, berat 5 sampai 8 pon, dan usia hidup 12 sampai 15 tahun.
Dari ras berbulu lebat hingga yang tanpa bulu
Himalaya hadir sebagai subras hasil persilangan Persia dan Siam. Kucing ini berbulu lebat, suka perhatian, dan gemar diajak bermain.
Secara fisik, Himalaya memiliki tinggi 10 hingga 12 inci, berat 9 sampai 12 pon, dan bisa hidup sampai 18 tahun. Kombinasi sifat manis dan tampilan berbulu tebal membuatnya mudah dikenali di antara ras populer lain.
Abyssinian membawa karakter yang lebih aktif dan mudah dirawat. Ras ini berasal dari Ethiopia dan dikenal penyayang, dengan kuping tinggi dan runcing serta warna bulu kemerahan.
Ukuran Abyssinian tergolong sedang, dengan tinggi 8 hingga 10 inci, berat 8 sampai 10 pon, dan usia hidup 12 sampai 15 tahun. Sifat aktifnya membuat ras ini tetap punya tempat tersendiri di antara kucing-kucing terkenal.
Di ujung daftar, Sphynx tampil paling mencolok karena tidak memiliki bulu. Penampilannya yang botak membuat ras ini sangat populer di kalangan tertentu, sekaligus dikenal sebagai salah satu ras alergen atau alergi rendah.
Sphynx biasanya memiliki warna hitam, cokelat, dan putih. Tingginya 8 hingga 10 inci, beratnya 8 hingga 10 pon, dan usia hidupnya 15 sampai 20 tahun.
Source: www.idntimes.com






