Rayo Terhindar Dari Kekalahan, Sundulan Alemão Di Penghujung Laga Paksa Skor Imbang Lawan Real Sociedad

Author: Redaksi Android62

Sundulan Alemão pada menit ke-90+9 menjadi penyelamat Rayo Vallecano saat menjamu Real Sociedad di Estadio de Vallecas. Gol di ujung laga itu memaksa pertandingan berakhir 3-3, setelah tuan rumah sempat tertinggal dua gol dan berada di ambang kekalahan.

Hasil tersebut terasa sangat berarti bagi Rayo karena laga berlangsung di tengah tekanan besar dan penuh perubahan jalannya pertandingan. Satu poin itu juga menjaga rekor tak terkalahkan mereka di kandang menjadi tujuh laga beruntun.

Real Sociedad sempat unggul jauh

Real Sociedad sebenarnya tampil lebih meyakinkan dalam banyak fase pertandingan. Tim tamu langsung mengambil inisiatif dengan menekan lewat pergerakan Ander Barrenetxea dan Takefusa Kubo, sehingga Rayo harus bekerja keras sejak menit awal.

Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil melalui Mikel Oyarzabal. Ia menusuk pertahanan Rayo lalu melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang yang membuat tim tamu membuka keunggulan lebih dulu.

Keadaan sempat semakin berat bagi Rayo ketika Carlos Martín mencetak gol balasan. Namun, VAR membatalkannya karena handball yang dilakukan Andrei Ratiu dalam proses serangan, sehingga skor tetap berpihak kepada Sociedad.

Rayo tidak menyerah sebelum jeda

Meski tertinggal, Rayo tetap menemukan jalan untuk kembali masuk ke laga. Sergio Camello berhasil menyamakan keadaan menjelang turun minum setelah mengontrol bola di kotak penalti dan menuntaskannya dengan sepakan kaki kiri yang tenang.

Gol itu membuat atmosfer di Vallecas semakin hidup. Tuan rumah kembali mendapat harapan setelah sebelumnya beberapa kali mendapat tekanan dari permainan agresif lawan dan situasi yang cukup rumit di lapangan.

Babak kedua penuh kontroversi

Usai turun minum, Real Sociedad kembali memimpin lewat serangan balik cepat yang diselesaikan Orri Óskarsson. Gol itu membuat Rayo harus bekerja lebih keras karena pertandingan terus diwarnai keputusan VAR dan protes dari tribun.

Kontroversi berikutnya muncul saat Pedro Díaz sempat mencetak gol untuk menyamakan kedudukan. Setelah tinjauan video, gol itu dianulir karena Ratiu dinilai melakukan pelanggaran terhadap Pablo Marín dalam proses serangan balik.

Keputusan tersebut memicu kemarahan pendukung tuan rumah. Tidak lama setelah itu, Real Sociedad justru mendapat penalti dari insiden tersebut, dan Oyarzabal kembali maju sebagai eksekutor untuk mengubah skor menjadi 3-1 lewat sepakan keras ke bagian atas gawang.

Perlawanan tuan rumah hingga detik akhir

Tertinggal dua gol tidak membuat Rayo menyerah begitu saja. Florian Lejeune kemudian memperkecil jarak lewat penyelesaian jarak dekat yang kembali menghidupkan peluang untuk mengejar hasil imbang.

Setelah gol itu, tekanan Rayo meningkat. Mereka terus menyerang dan memaksa lini belakang Real Sociedad bekerja lebih keras hingga laga memasuki masa krusial.

Upaya panjang tuan rumah akhirnya terbayar saat pertandingan hampir selesai. Alemão menyambut umpan lambung dengan sundulan tepat sasaran, dan bola masuk pada menit ke-90+9 untuk mengubah suasana stadion sekaligus menyelamatkan Rayo dari kekalahan.

Bagi Rayo Vallecano, hasil ini memberi rasa lega besar karena diraih lewat comeback dramatis di kandang sendiri. Tim asuhan Iñigo Pérez juga menunjukkan daya juang tinggi meski harus menghadapi tekanan permainan lawan serta beberapa keputusan yang mengubah arah pertandingan.

Bagi Real Sociedad, satu poin ini terasa seperti kesempatan yang terlepas. Mereka sempat sangat dekat dengan kemenangan setelah unggul 3-1, namun harus puas pulang dengan hasil imbang dan mencatat hanya satu kemenangan dari lima laga terakhir di kasta tertinggi.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru