Rayo Vallecano Datang Tanpa Kekalahan, Crystal Palace Berburu Penebusan di Final Liga Konferensi

Author: Redaksi Android62

Rayo Vallecano tiba di final Liga Konferensi dengan bekal yang lebih tenang. Tim asuhan Inigo Perez tidak terkalahkan dalam tujuh laga terakhir di liga domestik, dengan empat kemenangan dan tiga hasil imbang.

Kestabilan itu membuat Rayo terlihat lebih siap menghadapi laga penentuan gelar. Mereka juga melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Strasbourg dengan agregat 2-0.

Di sisi lain, Crystal Palace justru datang dengan tekanan yang jauh lebih besar. Tim asuhan Oliver Glasner belum menang dalam tujuh pertandingan terakhir di Liga Primer Inggris, dengan catatan tiga imbang dan empat kalah.

Situasi Palace di kompetisi domestik sangat kontras dengan perjalanan mereka di Eropa. The Eagles mengamankan tempat di final setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk dengan agregat 5-2.

Duel ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/5) pukul 02.00 WIB. Pertemuan tersebut menarik karena mempertemukan tim yang sedang mencari penebusan dengan tim yang membawa momentum paling stabil.

Palace masih punya alasan untuk percaya diri, terutama karena lini serang mereka tetap menyimpan potensi membalikkan keadaan. Oliver Glasner diperkirakan masih menaruh harapan pada Jean-Philippe Mateta sebagai ujung tombak, dengan dukungan Daichi Kamada dan Ismaila Sarr di belakangnya.

Namun, efisiensi akan sangat menentukan karena peluang melawan Rayo diperkirakan tidak banyak. Crystal Palace harus cepat memanfaatkan ruang bila ingin menembus pertahanan lawan.

Rayo sendiri datang dengan karakter permainan yang rapi dan disiplin. Inigo Perez diperkirakan akan meminta timnya menjaga jarak antarlini, lalu menyerang cepat melalui transisi saat ada kesempatan.

Florian Lejeune bakal menjadi sosok penting di lini belakang, sedangkan Isi Palazon dan Alvaro Garcia berpotensi menjadi jalur serangan utama. Oscar Valentin juga punya tugas besar untuk memutus aliran bola Adam Wharton dan para pemain Palace di tengah.

Dari susunan yang diperkirakan turun, Crystal Palace bisa mengandalkan Dean Henderson; Nathaniel Clyne, Maxence Lacroix, Jaydee Canvot; Daniel Munoz, Adam Wharton, Daichi Kamada, Tyrick Mitchell; Yeremy Pino, Ismaila Sarr, Jean-Philippe Mateta.

Rayo Vallecano berpotensi menurunkan Dani Cardenas; Ivan Balliu, Florian Lejeune, Pathe Ciss, Pep Chavarria; Oscar Valentin, Unai Lopez; Jorge de Frutos, Isi Palazon, Alvaro Garcia; Alexandre Alemao.

Secara umum, final ini mempertemukan dua pelatih yang sama-sama membawa timnya ke panggung penentuan, tetapi dengan modal yang sangat berbeda. Palace ingin keluar dari tekanan hasil buruk di liga domestik, sementara Rayo datang dengan rekor tak terkalahkan yang membuat mereka tampak lebih siap menghadapi laga yang bisa berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru