Realme P4R mulai menarik perhatian bukan terutama karena desainnya, melainkan karena kombinasi baterai besar dan arsitektur chip ganda yang jarang terdengar di kelas menengah. Jika bocoran yang beredar tepat, perangkat ini bisa menjadi salah satu model yang paling mencolok di segmennya.
Daya tarik utamanya datang dari baterai 8.000 mAh yang dikabarkan akan dibawa Realme P4R. Kapasitas sebesar itu membuat ponsel ini terlihat sangat agresif untuk penggunaan harian, terutama bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan panjang.
Di sisi layar, Realme P4R disebut membawa panel LCD 6,8 inci dengan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini memberi sinyal pengalaman yang lebih mulus saat dipakai bermain gim maupun menjalankan aktivitas harian.
Ponsel ini juga dikabarkan mengusung pengisian cepat 45W. Untuk kelas menengah, dukungan seperti ini membantu menjaga baterai besar tetap praktis saat perlu diisi ulang.
Bocoran harga yang memicu perhatian
Rumor soal Realme P4R semakin ramai setelah muncul dugaan harga yang berbeda jauh dari angka MRP di kotak ritel. Bocoran yang dibagikan tipster Sanju Choudhary lewat akun X @saaaanjjjuuu menyebut MRP 44.999 rupee untuk varian 6 GB + 256 GB.
Namun, harga di kotak penjualan tidak selalu sama dengan harga jual saat perangkat resmi dipasarkan. Karena itu, sejumlah rumor justru menempatkan Realme P4R di bawah 30.000 rupee, yang membuat posisinya di pasar terlihat jauh lebih menarik.
Jika benar masuk ke rentang itu, Realme P4R akan berada di jalur yang sangat kompetitif. Harga tersebut bisa membuatnya lebih mudah dilirik pembeli yang mencari perangkat dengan spesifikasi besar tanpa harus naik terlalu tinggi ke kelas yang lebih mahal.
Pendukung performa ikut disiapkan
Bukan hanya soal baterai dan harga, Realme P4R juga disebut membawa sistem pendingin vapor chamber berukuran besar. Kehadiran pendingin seperti ini biasanya ditujukan untuk menjaga suhu tetap stabil saat ponsel bekerja berat.
Di sektor kamera, Realme P4R dikabarkan memakai kamera utama 50 MP. Spesifikasi ini menempatkannya sebagai perangkat yang tetap memperhatikan kebutuhan foto, meski sorotan utama tetap ada pada daya tahan dan performa.
Dari daftar spesifikasi yang bocor, P4R juga terlihat punya banyak kemiripan dengan Realme 16T yang baru diluncurkan. Kemiripan itu memunculkan dugaan bahwa P4R mungkin berbasis pada perangkat tersebut.
Chip ganda jadi pembeda paling penting
Meski begitu, ada satu hal yang membuat Realme P4R tidak terasa seperti sekadar turunan biasa. Realme sebelumnya sudah menggoda perangkat ini dengan arsitektur dual-chip yang menggabungkan MediaTek Dimensity 7400 dan chip HyperVision + AI milik perusahaan.
Jika konfigurasi itu benar, P4R akan punya identitas yang berbeda dari Realme 16T. Sebagai pembanding, Realme 16T menggunakan chipset Dimensity 6300.
Dengan kombinasi tersebut, Realme P4R berpeluang menjadi smartphone pertama di bawah 30.000 rupee yang membawa Dimensity 7400 bersama HyperVision + AI. Itu berarti ada ruang peningkatan yang lebih besar pada performa dan kemampuan AI.
Dimensity 7400 disebut mampu memberi performa gaming yang lebih baik, kemampuan AI yang lebih kuat, dan pengalaman penggunaan yang lebih mulus. Bagi pengguna yang ingin perangkat lebih siap dipakai dalam jangka panjang, bagian ini bisa menjadi nilai jual paling penting.
Varian penyimpanan juga ikut menguatkan daya tarik
Bocoran lain menyebut Realme P4R akan hadir dalam beberapa opsi storage. Sementara itu, boks ritel yang beredar menunjukkan varian 6 GB + 256 GB.
Kapasitas penyimpanan sebesar itu pada varian dasar jelas memberi nilai tambah di kelas menengah. Untuk pengguna yang menyimpan banyak aplikasi, foto, video, dan gim, detail ini bisa menjadi alasan tambahan untuk menunggu kehadirannya.
Saat ini, semua informasi tersebut masih berada pada tahap bocoran. Namun, kombinasi baterai 8.000 mAh, layar 144Hz, pengisian 45W, kamera 50 MP, pendingin vapor chamber, serta chip ganda membuat Realme P4R pantas dipantau lebih dekat.
Source: tech.sportskeeda.com