Dari 8 Jam ke 30 Menit, ModCenter Rittal Pangkas Waktu Proyek Industri

Author: Redaksi Android62

Rittal Indonesia membuka Rittal Modification Center atau ModCenter di Jakarta untuk memangkas waktu modifikasi enclosure industri dari 6–8 jam menjadi sekitar 30 menit. Fasilitas ini ditujukan bagi proyek yang membutuhkan kesiapan komponen secara lebih cepat tanpa mengabaikan ketepatan spesifikasi teknis.

Percepatan tersebut ditopang mesin machining otomatis Perforex MT dan integrasi platform engineering EPLAN. Rittal menyatakan kombinasi teknologi itu memungkinkan data engineering diteruskan langsung menuju proses produksi.

Perubahan Waktu dan Alur Pengerjaan

Sebelum fasilitas di Jakarta beroperasi, pelanggan di Indonesia dapat mengerjakan modifikasi sendiri atau mengirim produk ke fasilitas Rittal di Singapura dan India. Proses lintas negara itu berpotensi menambah waktu pengerjaan, biaya logistik, serta kebutuhan koordinasi proyek.

Aspek Sebelum ModCenter Setelah ModCenter Jakarta
Waktu modifikasi enclosure 6–8 jam Sekitar 30 menit
Lokasi pengerjaan Mandiri atau Singapura/India Indonesia
Alur data engineering Berpotensi melalui perpindahan manual Terintegrasi melalui EPLAN

Dengan pengerjaan di dalam negeri, enclosure dapat disiapkan sesuai kebutuhan sebelum dikirim ke lokasi instalasi. Model ini relevan untuk sektor manufaktur, energi, data center, dan otomasi industri yang mengejar jadwal implementasi.

Rittal menginvestasikan sekitar 400.000 euro atau sekitar Rp7,6 miliar untuk membangun fasilitas tersebut. Nilai investasi mencakup area modifikasi enclosure, teknologi Perforex MT, integrasi EPLAN, serta pelatihan dan sertifikasi engineer lokal.

Mesin Otomatis dan Data yang Terhubung

Perforex MT digunakan untuk melakukan machining enclosure secara otomatis. Menurut Rittal, teknologi ini mampu mempercepat proses hingga delapan kali pada material baja dan hingga 20 kali pada stainless steel dibandingkan metode manual.

Integrasi dengan EPLAN dirancang untuk mengurangi perpindahan data secara manual antara tahap engineering dan produksi. Pengurangan tahapan tersebut dapat membantu menekan hambatan koordinasi saat proyek membutuhkan perubahan atau ketelitian spesifikasi.

Berdasarkan studi internal Rittal, penggabungan digital engineering dan manufaktur otomatis dapat meningkatkan efisiensi proses hingga 74% dalam kondisi tertentu. Perusahaan juga menyebut kesiapan enclosure sejak awal berpotensi membuat implementasi proyek 70%–80% lebih cepat.

Waktu instalasi di lapangan disebut dapat berkurang hingga 50%–60% melalui persiapan komponen sebelum pengiriman. Pekerjaan yang dilakukan langsung di lokasi proyek juga berpotensi turun sekitar 40%–50%.

Kapabilitas Lokal dalam Jaringan Global

ModCenter Jakarta merupakan fasilitas modifikasi pertama Rittal di Indonesia dan masuk dalam jaringan Rittal Modification Center yang telah beroperasi di lebih dari 15 lokasi dunia. Engineer lokal menjalankan fasilitas tersebut dengan pendampingan teknis dari tim Asia Tenggara dan kantor pusat Rittal di Jerman.

Executive Vice President ASEAN Region Rittal Ajay Bhargava mengatakan Indonesia menjadi pasar utama dalam strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan di Asia Tenggara. Dalam keterangan resmi yang dikutip teknologi.bisnis.com, ia menyatakan kehadiran ModCenter mencerminkan komitmen Rittal membawa kapabilitas engineering global lebih dekat ke industri lokal.

Vice President Global Product Portfolio Management Rittal Michael Schell menilai kecepatan implementasi kini memiliki bobot yang sama pentingnya dengan kualitas produk. “Pelanggan tidak lagi hanya mencari enclosure yang andal, tetapi juga solusi yang mampu mempercepat keseluruhan proses engineering dan instalasi,” katanya.

Managing Director Rittal Indonesia Rahul Yadav menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar paling strategis untuk pengembangan kapabilitas lokal perusahaan di Asia Tenggara. Fasilitas baru ini diharapkan menjaga standar kualitas internasional bagi kebutuhan proyek industri di dalam negeri.

Berita Terbaru