Rudal Hantam Mobil di Gaza Saat Nobar Piala Dunia, Pekerja Kemanusiaan Tewas

Author: Redaksi Android62

Serangan rudal Israel di Jalur Gaza menewaskan seorang pekerja kemanusiaan bernama Mohamed al-Wahidi, yang dikenal aktif mengorganisasi kegiatan nonton bareng Piala Dunia 2026 bagi warga setempat. Insiden itu terjadi hanya sekitar satu jam sebelum laga Mesir melawan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Dalam kejadian yang sama, tiga orang lain juga dilaporkan tewas. Dua di antaranya adalah anak-anak yang sedang bermain sepak bola di sekitar lokasi ketika serangan terjadi.

Mobil dihantam saat menuju Tel Hawa

Direktur Rumah Sakit Shifa, Mohamed Abu Selmiya, menyebut rudal menghantam sebuah mobil yang ditumpangi al-Wahidi saat kendaraan itu menuju distrik Tel Hawa, Kota Gaza. Menurut keterangan tersebut, al-Wahidi tengah bersiap bergabung dengan ribuan warga yang hendak menyaksikan pertandingan sepak bola di tengah konflik yang masih berlangsung.

Sepupu korban, Abd Alkhaleq al-Wahidi, mengatakan tim medis sudah mengevakuasi korban ketika ia tiba di lokasi. Ia juga menyebut ada seorang anak kecil dan seorang pria yang tidak dikenal di sekitar titik serangan, sementara kerabatnya dilaporkan mengalami luka parah.

Korban Keterangan Dampak
Mohamed al-Wahidi Pekerja kemanusiaan, pengorganisasi nobar Piala Dunia 2026 Tewas saat mobil yang ditumpangi dihantam rudal
3 orang lainnya Termasuk 2 anak-anak yang bermain sepak bola Tewas dalam insiden yang sama

Klaim militer Israel masih diselidiki

Militer Israel menyatakan serangan itu ditujukan kepada seorang anggota bersenjata Hamas yang berada di dalam kendaraan tersebut. Namun, pihak militer mengakui Mohamed al-Wahidi bukan target utama dan menyebut insiden itu masih dalam penyelidikan.

Dalam pernyataannya, militer Israel juga mengatakan menyesalkan setiap kerugian terhadap warga sipil yang tidak terlibat. Mereka menambahkan akan terus berupaya meminimalkan dampak terhadap warga sipil di wilayah konflik.

Nama al-Wahidi dikenal luas di Gaza karena perannya menggelar nobar sejak awal Piala Dunia 2026. Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk hiburan yang mudah dijangkau warga di tengah kondisi kemanusiaan yang berat.

Abd Alkhaleq menggambarkan al-Wahidi sebagai sosok yang dicintai banyak orang, sering membantu keluarga yang membutuhkan, dan selalu hadir dalam kegiatan komunitas. Kematian al-Wahidi kembali menyoroti rapuhnya keselamatan warga sipil di Gaza di tengah konflik yang belum mereda.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru