Rugi Menganga Tak Bikin Mundur, Pendiri Leapmotor Justru Tambah Kepemilikan Lagi

Author: Redaksi Android62

Di tengah harga saham yang masih tertekan, pendiri sekaligus chairman Leapmotor, Zhu Jiangming, justru kembali menambah kepemilikannya. Aksi itu menjadi sinyal yang kuat karena dilakukan saat saham perusahaan masih turun 29% dari puncak terbaru, sehingga pasar kembali menyoroti keyakinan manajemen terhadap prospek bisnisnya.

Berdasarkan pengajuan ke Bursa Efek Hong Kong, Zhu bersama pihak yang bertindak bersama Fu Liquan membeli 11.621.900 saham H di pasar terbuka. Transaksi itu dilakukan dengan harga rata-rata sekitar HK$41,99 per saham dan menghabiskan dana sekitar HK$490 juta atau US$62,5 juta.

Setelah pembelian tersebut, kelompok pemegang saham terbesar yang mencakup Zhu kini menguasai 24,71% saham Leapmotor. Porsi itu terdiri dari sekitar 222,8 juta saham H dan sekitar 128,5 juta saham domestik.

Harga saham Leapmotor di Hong Kong pada penutupan perdagangan berada di level HK$40,98. Posisi itu jauh di bawah puncak terbaru HK$57,80 yang dicapai pada 17 April.

Aksi beli terbaru ini juga menambah daftar pembelian saham oleh manajemen Leapmotor. Ini menjadi kali keenam dalam dua tahun terakhir manajemen meningkatkan kepemilikannya, dan menjadi pembelian kedua pada tahun ini.

Sebelumnya, kelompok pemegang saham yang sama telah menyuntik sekitar HK$230 juta pada April untuk menyerap lebih banyak saham publik perusahaan. Sejak 2024, total pembelian saham oleh jajaran pimpinan Leapmotor sudah mencapai sekitar HK$1,7 miliar.

Di saat harga saham melemah, Leapmotor justru terus menunjukkan pertumbuhan operasional yang agresif. Pada Mei, perusahaan mencatat pengiriman 81.569 kendaraan, angka tertinggi untuk bulan kedua berturut-turut.

Capaian itu naik 80,99% dibanding setahun sebelumnya dan tumbuh 14,26% dari April. Dalam lima bulan pertama tahun ini, total pengiriman Leapmotor sudah mencapai 263.111 unit.

Secara tahunan, jumlah tersebut naik 51,51% dan menunjukkan permintaan masih kuat di pasar domestik maupun luar negeri. Namun, pertumbuhan volume itu belum sepenuhnya mengangkat profitabilitas perusahaan.

Pada kuartal pertama, rugi bersih Leapmotor melebar menjadi 390 juta yuan atau US$57,6 juta. Pada periode yang sama, margin kotor turun menjadi 9,4% dari 14,9% pada tahun sebelumnya.

Pendapatan kuartal pertama justru naik menjadi 10,82 miliar yuan, atau tumbuh 8,0% secara tahunan. Kenaikan ini didorong oleh pengiriman kendaraan yang tetap solid, meski komposisi produknya masih menekan margin.

Pasar luar negeri kini juga menjadi bagian penting dari strategi Leapmotor. Dari Januari hingga April, penjualan luar negeri perusahaan tercatat 55.126 unit, melonjak 165,39% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Leapmotor juga berencana membawa hatchback listrik Lafa 5 ke 28 pasar luar negeri pada Juni. Langkah itu memperlihatkan dorongan perusahaan untuk memperluas jejak global setelah ekspor terus naik dalam beberapa bulan terakhir.

Di sisi rencana jangka panjang, Leapmotor membidik pengiriman 1 juta kendaraan untuk tahun penuh 2026. Untuk mendukung target itu, perusahaan menyiapkan merek kedua yang berdiri sendiri.

Merek baru tersebut akan menyasar segmen yang lebih tinggi dengan harga di atas 300.000 yuan. Produk-produknya diharapkan mulai meluncur paling cepat pada akhir tahun ini, menandai pergeseran Leapmotor dari fokus awal pada model terjangkau menuju segmen dengan margin laba yang lebih besar.

Source: cnevpost.com
Berita Terbaru