Samsung memastikan bahwa penghentian Samsung Messages tidak berlaku untuk semua pengguna Galaxy. Kebijakan itu hanya menyasar pasar Amerika Serikat, sehingga pengguna di luar negeri masih bisa memakai aplikasi pesan bawaan tersebut seperti biasa.
Klarifikasi ini penting karena sempat muncul kesan bahwa Samsung Messages akan ditutup secara global. Setelah pembaruan pemberitahuan di situsnya, Samsung memang menyebut aplikasi itu akan dihentikan pada Juli, tetapi penjelasan lanjutannya menegaskan bahwa langkah tersebut terbatas untuk pasar AS.
Di Amerika Serikat, arah perubahannya sudah jelas. Samsung meminta pengguna di sana beralih ke Google Messages, sehingga pengguna di pasar tersebut pada akhirnya memang harus mengganti aplikasi pesan default mereka.
Bagi pengguna Galaxy di luar AS, situasinya berbeda jauh. Mereka tidak dipaksa meninggalkan Samsung Messages hanya karena ada pengumuman penghentian untuk pasar Amerika.
Kepastian ini juga menjawab kebingungan yang sudah muncul sejak Desember 2024. Pada periode itu, status Samsung Messages terlihat tidak menentu, bahkan aplikasi tersebut sempat menghilang sesaat sebelum kembali bersama seri Galaxy S25.
Meski begitu, Samsung Messages tetap punya tempat tersendiri di kalangan pengguna Galaxy. Aplikasi ini sudah lama menjadi opsi bawaan untuk mengirim SMS dan pesan lain, sehingga banyak orang terbiasa dengan tampilan dan cara pakainya.
Bagi sebagian pengguna, antarmuka Samsung Messages justru menjadi alasan utama untuk bertahan. Karena itu, perpindahan ke Google Messages bukan sekadar soal mengganti aplikasi, tetapi juga mengubah kebiasaan yang sudah berjalan lama.
Di perangkat yang terdampak kebijakan AS, Samsung memberi sinyal bahwa pengguna kemungkinan akan melihat prompt atau notifikasi untuk berpindah ke Google Messages. Pengguna juga bisa memasang Google Messages sendiri lalu menjadikannya aplikasi pesan default di ponsel.
Samsung turut memberi catatan soal perangkat yang masih menjalankan Android 11 atau versi lebih lama. Perangkat seperti itu tidak akan terdampak, sementara pengguna dengan Android 12 atau Android 13 mungkin perlu melakukan penyesuaian manual, termasuk kemungkinan mengganti ikon Samsung Messages di dock layar utama.
Dengan begitu, perubahan yang terjadi bukan penghentian menyeluruh untuk semua perangkat Galaxy. Intinya, kebijakan itu hanya berlaku di Amerika Serikat, sedangkan pengguna Samsung Messages di luar wilayah tersebut masih bisa memakai aplikasi yang sama tanpa keharusan berpindah ke Google Messages.
