Satu Gedung Koperasi Merah Putih Di Semarang, 176 Kelurahan Lain Masih Belum Terlayani

Baru satu gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih yang benar-benar beroperasi di Kota Semarang. Titik aktif itu berada di Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, sementara 176 kelurahan lain masih belum memiliki bangunan serupa untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kondisi ini membuat Semarang tampak tertinggal dari kebutuhannya sendiri. Sebagai ibu kota Provinsi Jawa Tengah dengan 177 kelurahan yang tersebar di 16 kecamatan, satu fasilitas aktif jelas belum cukup untuk menggambarkan pemerataan layanan koperasi di tingkat kelurahan.

Kepala Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy Sulistiyo Bramianto, mengaku pihaknya sudah mengetahui situasi tersebut. Ia menilai koperasi ini masih tergolong baru sehingga tahap pembangunannya memang membutuhkan pendampingan.

Dari data pemerintah daerah, baru satu koperasi yang berjalan di Semarang. Artinya, pekerjaan untuk memperluas kehadiran Koperasi Merah Putih di kota ini masih sangat panjang.

Di sisi lain, keberadaan gedung di Sampangan setidaknya menunjukkan bahwa program itu sudah mulai bergerak di lapangan. Namun, jika dilihat dari sebaran wilayah, satu titik operasional belum bisa menjawab kebutuhan ratusan kelurahan lain yang belum memiliki fasilitas yang sama.

Semarang juga bukan satu-satunya daerah yang belum tuntas membangun KDKMP. Eddy menyebut masih ada dua kota lain di Jawa Tengah yang belum membangun KDKMP, meski nama daerahnya tidak dijelaskan lebih lanjut.

Pada skala provinsi, gerakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebenarnya sudah berjalan cukup jauh. Di Jawa Tengah, sudah ada 6.271 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang beroperasi, atau setara 73 persen dari total.

Masih ada 2.252 koperasi lainnya, sekitar 27 persen, yang belum berjalan. Data itu menunjukkan bahwa perkembangan program di Jawa Tengah sudah bergerak, tetapi belum sepenuhnya tuntas.

Dalam konteks itu, Semarang menjadi contoh menarik dari ketimpangan antara jumlah wilayah dan fasilitas yang tersedia. Kota yang kerap dipandang sebagai pusat pertumbuhan di provinsi ini masih menyisakan jarak besar antara satu gedung yang aktif dan 176 kelurahan lain yang menunggu giliran.

Source: jateng.jpnn.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer