Securitize Masuk Bursa, Uji Nyata Minat Wall Street pada Tokenisasi

Author: Redaksi Android62

Securitize bersiap melantai di New York Stock Exchange dengan kode SECZ setelah merger dengan perusahaan cek kosong yang didukung Cantor Fitzgerald. Jika transaksi itu rampung, perusahaan yang didukung BlackRock tersebut akan menjadi salah satu penguji paling penting bagi minat Wall Street terhadap tokenisasi.

Momentum itu datang saat pasar juga mencermati apakah perhatian besar pada aset digital benar-benar berubah menjadi permintaan terhadap emiten yang paling dekat dengan teknologi tersebut. Dalam prosesnya, investor yang memegang kurang dari 30% saham biasa Cantor Equity Partners II memilih menebus kepemilikan mereka, sehingga jalan menuju penutupan transaksi makin terbuka.

Dana ratusan juta dolar menanti penutupan

Securitize memperkirakan akan menerima sekitar $400 juta dari kombinasi bisnis dan pendanaan privat terkait sebelum penutupan transaksi. Dana itu akan menjadi bekal penting ketika perusahaan memasuki pasar publik setelah delapan tahun berdiri.

CEO Carlos Domingo menyebut langkah itu sebagai tonggak besar bagi sektor tokenisasi. Ia menegaskan bahwa gagasan lembaga besar mengadopsi sekuritas bertoken dahulu masih sangat teoritis, tetapi kini tokenisasi mulai bergerak ke arus utama.

Skala institusional mulai terlihat

Di luar BlackRock, Securitize juga sudah digunakan oleh sejumlah lembaga besar seperti Apollo, BNY, Hamilton Lane, dan KKR. BlackRock memanfaatkan Securitize untuk dana pasar uang bertoken pada 2024, yang memperlihatkan posisi perusahaan ini di pusat eksperimen aset dunia nyata dalam format digital.

Per Juni, Securitize menyebut nilai aset yang dikelolanya telah melampaui $4 miliar. Produk terbesar yang dilayaninya sejauh ini adalah BUIDL milik BlackRock, yang nilainya mencapai $2,4 miliar pada Jumat menurut RWA.xyz.

Angka-angka tersebut memberi gambaran bahwa model bisnis tokenisasi sudah punya skala nyata. Bagi pasar, besarnya aset yang ditangani menjadi ukuran apakah tokenisasi hanya narasi atau benar-benar menghasilkan penggunaan institusional.

Tarik-menarik soal bentuk tokenisasi

Di tengah rencana listing, perdebatan di industri masih berkisar pada bentuk tokenisasi yang paling efektif. Carlos Domingo mendorong pendekatan native tokenization, yakni sekuritas diterbitkan langsung di blockchain agar potensinya maksimal dalam skala besar.

Securitize juga memperluas perannya lewat kerja sama dengan NYSE pada Maret untuk mengembangkan sistem bagi sekuritas native blockchain. Langkah itu memperkuat posisinya bukan hanya sebagai penyedia teknologi tokenisasi, tetapi juga sebagai mitra bagi infrastruktur pasar yang lebih luas.

Tekanan regulasi ikut membayangi perkembangan ini. Bulan lalu, SEC dilaporkan menunda innovation exemption untuk saham bertoken setelah muncul kekhawatiran soal penerbit pihak ketiga yang bisa mempersulit aksi korporasi dan kewajiban tata kelola melalui token on-chain, menurut Bloomberg.

Meski begitu, nada dari regulator utama AS tampak semakin terbuka. Sejak menjabat sebagai ketua SEC, Paul Atkins menyebut tokenisasi memiliki potensi untuk mengubah pasar melalui perdagangan yang lebih efisien, sejalan dengan komentar yang pernah disampaikan CEO BlackRock Larry Fink pada puncak tekanan pasar kripto di 2022.

Berita Terbaru