Sel Baterai CATL Makin Tipis, Sedan Listrik Rendah Tak Lagi Perlu Berkompromi

Author: Redaksi Android62

CATL memperkenalkan desain sel baterai yang lebih tipis untuk menjawab masalah utama pada sedan listrik berprofil rendah. Perubahan ini ditujukan agar kendaraan dengan bodi rendah tetap bisa membawa paket baterai besar tanpa mengorbankan ruang kabin.

Di banyak mobil listrik, baterai prismatik berukuran besar kerap memaksa pabrikan menaikkan atap mobil atau mengurangi kenyamanan penumpang belakang. CATL mencoba memutus pola kompromi itu lewat pengaturan struktur sel yang lebih ringkas secara vertikal.

Fokus pada ruang dan keselamatan

Inovasi tersebut muncul melalui paten perangkat keras yang baru disetujui. CATL menempatkan area tipis terintegrasi tepat di bawah penutup terminal agar tab elektroda bisa dilipat lebih rapat tanpa menyentuh dinding luar berbahan logam.

Langkah itu bukan hanya memadatkan ruang, tetapi juga membantu meredam risiko korsleting mikro saat kendaraan mengalami getaran. Struktur baru ini diposisikan sebagai lapisan perlindungan mekanis yang memisahkan komponen kelistrikan internal dari dinding wadah baterai ketika mendapat tekanan dari berbagai arah.

Menurut laporan Carnewschina, arah pengembangan itu sejalan dengan fokus keamanan CATL sebelumnya di tingkat paket baterai. Perusahaan terus menekan risiko kegagalan termal lewat penguatan perangkat keras.

Didukung belanja riset yang besar

Pengembangan sel tipis ini juga ditopang investasi riset dan pengembangan yang besar. Sepanjang 2025, CATL mengalokasikan 22,147 miliar yuan untuk berbagai proyek inovasi.

Dana tersebut tidak hanya diarahkan ke teknologi baterai elektrolit cair. Sebagiannya juga dipakai untuk mengembangkan baterai solid-state generasi berikutnya, sambil tetap memberi ruang bagi penyempurnaan perangkat lunak di lini teknologinya.

Kinerja bisnis dan dominasi pasar ikut menguat

Skala investasi itu berjalan beriringan dengan kinerja keuangan yang terus menguat. Pada kuartal pertama 2026, CATL membukukan laba bersih 20,7 miliar yuan atau sekitar Rp47 triliun.

Capaian tersebut bahkan melampaui total laba bersih gabungan sejumlah produsen otomotif besar asal China, termasuk BYD, Geely, dan Chery. Di pasar domestik, posisi CATL juga makin kokoh berkat pemasangan baterai sebesar 33,08 GWh pada Mei 2026.

Angka itu naik 13,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan melonjak 35,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan capaian tersebut, CATL menguasai pangsa pasar baterai kendaraan listrik domestik sebesar 46,1 persen.

Teknologi litium besi fosfat atau LFP masih menjadi penyumbang terbesar dari total pemasangan perusahaan. Di bawahnya, baterai litium nikel mangan kobalt atau NMC juga tetap memberi kontribusi penting.

Source: voi.id
Berita Terbaru