Selisih Suhu Siang-Malam Capai 18 Derajat, Jawa Timur Masih Dikuasai Langit Cerah Berawan

Author: Redaksi Android62

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur akan berada di bawah langit cerah berawan hingga berawan pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kondisi ini membuat cuaca harian terlihat cukup bersahabat, tetapi selisih suhu antara siang dan malam tetap menjadi perhatian utama.

Rentang suhu udara di Jawa Timur hari ini diperkirakan berada pada 15 hingga 33 derajat Celsius. Udara paling dingin berpotensi terasa di dataran tinggi dan kawasan pegunungan, sehingga warga di wilayah tersebut perlu lebih siap menghadapi hawa malam yang lebih menusuk.

Langit kering masih dominan

BMKG menilai situasi atmosfer di Jawa Timur masih menunjukkan dominasi langit kering. Fase peralihan iklim juga mulai terasa di sejumlah kawasan lokal, sejalan dengan kondisi yang kini mengarah pada langit cerah berawan.

Kominfo Jatim juga menyebut prakiraan cuaca Jawa Timur untuk hari ini hingga tiga hari ke depan secara umum masih didominasi kondisi langit kering. Situasi itu selaras dengan mulai terasanya musim kemarau secara bertahap di sebagian besar wilayah hilir dan zona tapal kuda.

Di kawasan metropolitan, pertumbuhan awan gelap belum terlihat menguat. Pantauan radar cuaca menunjukkan awan konvektif penghasil hujan lebat di sekitar Surabaya dan sekitarnya masih sangat minim.

Angin bergerak stabil, perubahan lokal tetap mungkin

BMKG mencatat pergerakan massa udara di Jawa Timur tergolong stabil. Arah angin di permukaan tanah bergerak dari utara ke selatan dengan kecepatan yang bervariasi.

Rentang kecepatan angin yang dilaporkan berada di antara 0,5 hingga 40 kilometer per jam. Kondisi ini membuat cuaca harian cenderung stabil, meski perubahan lokal tetap bisa terjadi di beberapa titik.

BMKG Juanda melalui sistem peringatan dini juga meminta warga tetap tenang. Indeks labilitas atmosfer di kawasan pesisir utara masih terpantau relatif aman.

Perairan tetap perlu dipantau

Selain kondisi daratan, pemantauan cuaca bahari juga terus dilakukan. Informasi tinggi gelombang di perairan Utara Jawa, Selat Madura, hingga Samudra Hindia di selatan Jawa Timur diperbarui secara berkala oleh BMKG maritim.

Pengguna transportasi laut diminta memeriksa pembaruan cuaca dari stasiun meteorologi maritim terdekat sebelum berlayar. Langkah ini penting agar perjalanan laut tetap menyesuaikan kondisi perairan yang dapat berubah.

Di daratan, pemerintah daerah melalui BPBD setempat juga mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh dan cukup minum air putih selama cuaca cerah berawan mendominasi. Di daerah rawan, pembersihan saluran air tetap dijalankan sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca mendadak.

Stasiun meteorologi di berbagai daerah juga mengaktifkan sistem radar pemantau cuaca selama 24 jam penuh. Pemantauan ini dilakukan untuk mendeteksi anomali dengan cepat apabila kondisi atmosfer berubah di luar pola yang diperkirakan.

Source: www.pdiperjuanganbali.id
Berita Terbaru