Serangan di London Utara Diperlakukan Sebagai Teror, Komunitas Yahudi Kian Diliputi Ketakutan

Author: Redaksi Android62

Polisi London kini memperlakukan penikaman terhadap dua pria Yahudi di London utara sebagai serangan teror. Kedua korban, yang masing-masing berusia 70-an dan 30-an, telah dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

Seorang pria berusia 45 tahun sudah ditahan setelah sempat dihentikan dengan taser. Dalam upaya penangkapan itu, beberapa petugas juga mendapat serangan, meski tidak ada polisi yang terluka.

Kepala Kepolisian London, Mark Rowley, mengatakan tersangka diduga berlari di sebuah jalan sambil menargetkan orang Yahudi. Ia juga menyebut pria tersebut memiliki riwayat kekerasan serius dan masalah kesehatan mental.

Rowley menegaskan bahwa penyelidikan saat ini mencakup dugaan percobaan pembunuhan. Ia juga mengatakan aparat memperlakukan peristiwa itu sebagai serangan teror karena melihat adanya unsur yang sangat serius dalam tindakan pelaku.

Rasa takut baru di komunitas Yahudi

Penikaman ini segera memunculkan kecemasan baru di kalangan komunitas Yahudi London. Rowley menyebut rasa takut itu “sangat dapat dipahami” karena terlalu banyak serangan sudah terjadi.

Ia juga menyampaikan bahwa kepolisian akan berdiskusi dengan pemerintah mengenai bantuan tambahan yang bisa diberikan. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa aparat memandang keamanan komunitas Yahudi sebagai persoalan yang membutuhkan respons lebih luas.

Chief Rabbi Inggris, Ephraim Mirvis, mengatakan pemerintah tidak cukup hanya berbicara untuk melawan kebencian seperti ini. Dari Istana, juru bicara Raja Charles menyebut sang raja terus menerima informasi lengkap dan “sangat prihatin” atas dampaknya bagi komunitas Yahudi.

Respons dari berbagai pihak

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Israel juga menyerukan respons yang mendesak. Seruan itu muncul di tengah kekhawatiran yang lebih luas mengenai keselamatan sekitar 290.000 orang Yahudi di Britania Raya.

Di London, kawasan Golders Green yang memiliki populasi Yahudi besar menjadi salah satu titik yang ikut merasakan meningkatnya rasa waswas. Sejumlah pemimpin komunitas menilai kejadian terbaru ini menegaskan kebutuhan akan langkah pengamanan yang lebih cepat dan tegas.

Pernyataan dari aparat menunjukkan bahwa penguatan perlindungan untuk komunitas Yahudi sudah dijanjikan. Namun, tekanan publik tetap besar karena serangan ini dipandang sebagai bagian dari ancaman yang terus berulang.

Latar penyelidikan yang lebih luas

Penikaman di London utara terjadi setelah rangkaian pembakaran yang menargetkan sasaran terkait Yahudi dalam beberapa pekan terakhir. Polisi telah menangkap lebih dari dua lusin orang dalam penyelidikan atas serangan terhadap properti yang berhubungan dengan Yahudi.

Di antara kasus yang diselidiki terdapat pembakaran ambulans Yahudi dan percobaan pembakaran sinagoga. Ada pula lokasi lain yang disebut berada dekat Kedutaan Besar Israel di London barat.

Detektif juga memeriksa kemungkinan kaitan Iran dalam beberapa aksi pembakaran tersebut. Pejabat keamanan sebelumnya telah memperingatkan bahwa Iran diduga mencoba memakai perantara kriminal untuk melakukan aktivitas bermusuhan di Inggris.

Pada hari Selasa, Inggris memanggil duta besar Iran terkait komentar di media sosial yang dinilai “tidak dapat diterima dan provokatif” oleh kedutaan Iran. Di tengah penyelidikan itu, kelompok pro-Iran Harakat Ashab al-Yamin al-Islamiyya, atau HAYI, mengklaim bertanggung jawab atas penikaman tersebut di media sosial, tetapi polisi belum memverifikasi klaim itu.

Rowley mengatakan ada indikasi bahwa sejumlah individu bisa saja didorong, dibujuk, atau dibayar untuk melakukan kekerasan atas nama organisasi asing dan negara yang bermusuhan. Karena itu, kasus penikaman di London utara kini dipandang bukan hanya sebagai serangan terhadap dua korban, tetapi juga sebagai bagian dari ancaman yang lebih luas terhadap keamanan komunitas Yahudi di Inggris.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru