Depot BBM Kerch Terbakar, Serangan Drone Ukraina Picu Korban Jiwa di Krimea

Author: Redaksi Android62

Serangan drone Ukraina kembali mengguncang Krimea dan memicu korban jiwa, kebakaran, serta kepanikan di wilayah yang diduduki Rusia itu. Sedikitnya empat orang tewas dan 28 lainnya luka-luka, menurut pejabat yang ditunjuk Moskow di semenanjung tersebut.

Kebakaran juga dilaporkan terjadi di depot bahan bakar di Kerch, kota pelabuhan di ujung timur Krimea. Laporan di sejumlah kanal media sosial menyebut asap tebal menyelimuti kawasan itu setelah api muncul di lokasi penyimpanan bahan bakar tersebut.

Akses penting ikut ditutup

Menanggapi situasi itu, otoritas regional menutup lalu lintas di jembatan yang menghubungkan Kerch dengan daratan utama Rusia pada malam hari. Pada saat yang sama, sejumlah ledakan dan kebakaran lain juga dilaporkan di berbagai bagian semenanjung melalui kanal media sosial.

Gangguan itu menambah tekanan pada wilayah yang sudah lama berada di bawah pengawasan ketat akibat perang. Krimea menjadi titik strategis bagi Rusia sejak aneksasi pada 2014 dan kemudian dipakai untuk mendukung serangan ke daratan Ukraina setelah invasi skala penuh pada Februari 2022.

Pasokan bahan bakar sudah ketat

Kondisi energi di Krimea sebenarnya sudah menegang sebelum serangan terbaru. Sergey Aksyonov, kepala politik semenanjung yang ditunjuk Moskow, mengatakan masih ada penundaan pengiriman bahan bakar dan pembatalan alokasi bensin untuk pengendara pribadi yang dijadwalkan pada Minggu.

Ia menyebut bahan bakar hanya tersedia untuk layanan resmi. Di sisi lain, pelabuhan Kavkaz di sisi Rusia dari Selat Kerch juga dilaporkan terkena serangan, dan lokasi itu memiliki terminal bahan bakar serta depot minyak.

Dampak ke sektor wisata

Selain mengganggu logistik dan keamanan, situasi ini juga menekan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi Krimea. Industri pariwisata di sana memperkirakan jutaan wisatawan akan menjauh dari semenanjung itu pada musim panas ini.

Krimea selama ini dikenal sebagai مقصد populer bagi pelancong Rusia, tetapi serangan terbaru menunjukkan bagaimana perang masih langsung memukul kehidupan sipil, infrastruktur energi, dan konektivitas di wilayah tersebut. Laporan mengenai korban, kebakaran, dan penutupan akses jalan kembali menambah ketidakpastian di semenanjung yang menjadi salah satu titik paling sensitif dalam perang Rusia-Ukraina.

Berita Terbaru