Di pasar ponsel bekas pada Mei 2026, iPhone 12 second masih punya rentang harga yang cukup lebar. Di sejumlah marketplace, banderolnya bergerak dari Rp 4 jutaan sampai sekitar Rp 9,5 jutaan, tergantung model, kapasitas, dan kondisi unit.
Selisih harga antartoko juga masih terasa, meski rata-ratanya hanya sekitar Rp 200.000 ke atas atau ke bawah. Karena itu, iPhone 12 bekas tetap jadi salah satu opsi yang dilirik pembeli yang ingin masuk ke ekosistem iPhone tanpa harus membayar harga unit baru.
Pilihan paling murah datang dari iPhone 12 mini
Di antara seluruh lini iPhone 12 bekas, varian mini menjadi pintu masuk termurah. Untuk kapasitas 64 GB, harganya berada di kisaran Rp 4 jutaan.
Saat kapasitas naik ke 128 GB, banderolnya ikut naik menjadi sekitar Rp 4,5 jutaan. Lalu versi 256 GB tercatat berada di kisaran Rp 5 jutaan.
Pola ini menunjukkan bahwa kapasitas penyimpanan masih memegang peran besar dalam pembentukan harga. Pembeli yang mengejar unit dengan bujet rendah masih punya banyak ruang untuk memilih sesuai kebutuhan harian.
iPhone 12 reguler tetap berada di level Rp 5 jutaan
Di atas iPhone 12 mini, ada iPhone 12 reguler second yang juga masih terlihat kompetitif. Varian 64 GB dibuka mulai Rp 5 jutaan.
Untuk kapasitas 128 GB, harganya naik ke sekitar Rp 5,5 jutaan. Sementara itu, versi 256 GB berada di kisaran Rp 6 jutaan.
Posisi ini membuat iPhone 12 reguler berada di tengah pasar. Model ini cocok bagi pembeli yang ingin layar dan performa kelas iPhone 12, tetapi belum ingin naik ke lini Pro.
Seri Pro dan Pro Max masih menjaga nilai jualnya
Bagi pemburu varian premium, iPhone 12 Pro second tetap dipasarkan dengan harga lebih tinggi. Varian 128 GB dibanderol mulai Rp 6 jutaan, lalu 256 GB ada di kisaran Rp 7,5 jutaan.
Pada kapasitas terbesar, 512 GB, iPhone 12 Pro mencapai sekitar Rp 9 jutaan. Angka ini menunjukkan bahwa seri Pro masih mempertahankan daya tarik kuat di pasar bekas.
iPhone 12 Pro Max second bahkan masuk ke kelas paling mahal dalam daftar ini. Varian 128 GB dibuka dari Rp 7,5 jutaan, kemudian 256 GB berada di kisaran Rp 8 jutaan.
Untuk kapasitas 512 GB, Pro Max menjadi yang termahal dengan harga sekitar Rp 9,5 jutaan. Status sebagai model tertinggi di lini iPhone 12 ikut menjaga nilainya tetap kuat.
Harga bekas tetap dipengaruhi kondisi unit dan toko
Daftar harga tersebut merujuk pada unit bekas pemakaian dengan penurunan performa yang minim. Unit yang dipantau juga berasal dari pembelian baru di distributor resmi.
Meski begitu, harga di pasar second tidak bersifat tetap. Promo dan kebijakan masing-masing toko bisa membuat angka di etalase marketplace berubah dalam waktu singkat.
Karena itu, calon pembeli perlu melihat harga sebagai gambaran awal, bukan patokan mutlak. Dengan rentang Rp 4 jutaan sampai Rp 9,5 jutaan, pasar iPhone 12 second pada Mei 2026 masih menyediakan pilihan dari kelas entry sampai flagship bekas.
