Dewa United pulang dengan tiga poin setelah menang tipis 1-0 atas Persijap di Banten International Stadium. Kemenangan itu ditentukan oleh penalti Alex Martins, lalu dijaga sampai akhir berkat penyelamatan penting Sonny Stevens saat menghadapi penalti lawan di masa injury time.
Laga ini berlangsung dalam tensi tinggi karena kedua tim sama-sama berani bermain agresif sejak menit awal. Persijap memberi tekanan yang cukup merepotkan, tetapi Dewa United tetap mampu menjaga keseimbangan permainan sampai momen penentu datang di babak kedua.
Babak pertama berjalan ketat
Sejak awal pertandingan, kedua kubu langsung saling menyerang tanpa banyak menunggu. Persijap sempat menunjukkan ancaman melalui Carlos Franca dan beberapa serangan lain yang membuat lini belakang Dewa United bekerja ekstra keras.
Di sisi lain, Dewa United juga tidak tinggal diam. Egy Maulana mendapat peluang berbahaya pada menit ke-14, tetapi Sendri Johansyah masih mampu mematahkan ancaman tersebut.
Tekanan tuan rumah berlanjut lewat Johnathan Carlos dan Brian Fatari. Namun, Sendri kembali tampil sigap sehingga gawang Persijap tetap aman hingga turun minum.
Kiper Dewa United, Sonny Stevens, juga punya peran penting di paruh pertama. Ia beberapa kali bergerak cepat untuk mengamankan situasi, membuat skor tetap 0-0 saat babak pertama berakhir.
Penalti yang mengubah arah laga
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-54 setelah wasit menunjuk titik putih. Keputusan itu muncul usai Wahyudi Hamisi melakukan handball di area terlarang, dan Dewa United mendapat kesempatan emas untuk membuka keunggulan.
Alex Martins mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Arah sepakannya sempat terbaca oleh Sendri Johansyah, tetapi bola tetap melaju masuk ke gawang dan membawa Dewa United unggul 1-0.
Gol tersebut membuat situasi pertandingan berubah. Persijap harus meningkatkan risiko serangan untuk mengejar ketertinggalan, sedangkan Dewa United memilih bermain lebih rapat dan menjaga organisasi tim agar tidak mudah ditembus.
Persijap nyaris menyamakan kedudukan
Saat laga memasuki menit-menit akhir, Persijap terus mencari celah untuk kembali ke pertandingan. Upaya mereka sempat membuahkan peluang terbaik ketika wasit memberikan penalti di injury time babak kedua setelah Nick Kuipers melakukan pelanggaran terhadap Borja Herrera di kotak terlarang.
Carlos Franca maju sebagai algojo dan kesempatan itu tampak sangat berharga bagi tim tamu. Namun, Sonny Stevens tampil sangat tenang di momen krusial itu dan berhasil menepis tendangan tersebut.
Penyelamatan itu menjadi titik paling menentukan dalam laga. Persijap sudah sangat dekat dengan gol penyeimbang, tetapi Stevens memastikan keunggulan Dewa United tetap bertahan sampai peluit akhir.
Dampak hasil untuk klasemen
Tambahan tiga poin membuat Dewa United naik ke posisi tujuh klasemen sementara. Tim berjuluk Banten Warriors itu kini mengoleksi 47 poin dari 30 pertandingan dan tetap berada dalam persaingan papan tengah.
Persijap harus pulang tanpa poin dan tertahan di peringkat 13 dengan 31 poin. Kondisi tersebut membuat mereka masih perlu berjuang lebih keras untuk menjauh dari ancaman zona degradasi pada sisa musim.
Pertandingan ini memperlihatkan betapa kecilnya ruang kesalahan dalam duel yang berlangsung ketat. Satu penalti dari Alex Martins dan satu penyelamatan dari Sonny Stevens sudah cukup untuk menentukan hasil akhir yang sangat berharga bagi Dewa United.
