Sony Kian Menahan Game Single-Player Di PS5, Dampaknya ke Pemain PC Ternyata Terbatas

Jika kebijakan baru Sony benar dijalankan, pemain PC ternyata tidak akan kehilangan sebanyak yang terdengar di awal. Yang paling terdampak justru hanya sekitar empat game single-player PlayStation yang selama ini masih punya peluang hadir di PC.

Empat judul itu mencakup Intergalactic: The Heretic Prophet dari Naughty Dog, Marvel’s Wolverine dari Insomniac, God of War Sons of Sparta, serta satu proyek lain yang masih dalam tahap pengembangan. Di luar daftar tersebut, Star Wars: Knights of the Old Republic Remake masih disebut memiliki kemungkinan ke PC bila suatu hari benar-benar rampung.

Langkah itu muncul di tengah perubahan arah besar Sony dalam strategi PC gaming. Menurut laporan Bloomberg yang dikutip Jason Schreier, bos PlayStation Herman Hulst sudah memberi tahu staf bahwa game single-player PlayStation tidak lagi akan dirilis ke PC.

Arah ini terasa penting karena Sony sebelumnya mulai mendorong kehadiran game ke PC sejak 2020 lewat port Horizon: Zero Dawn. Kini, kebijakan tersebut justru bergerak ke arah yang lebih tertutup untuk game naratif single-player, meski Sony belum memberi penjelasan resmi mengenai perubahan strategi itu.

Di sisi lain, Sony tidak menutup PC untuk seluruh lini game. Judul multiplayer seperti Marvel Tōkon yang akan datang tetap dijadwalkan hadir di PC, sehingga pemisahan yang dibuat Sony terlihat sangat spesifik.

Artinya, fokus Sony bukan mengunci semua game dari PC, melainkan mempertahankan game single-player premium sebagai daya tarik utama PS5. Studio seperti Naughty Dog dan Insomniac diposisikan sebagai ujung tombak konsol, bukan sebagai pemasok konten lintas platform.

Strategi itu juga hadir saat nilai jual PS5 sedang ikut dipertanyakan. Konsol tersebut disebut berada di harga $600, sementara PS5 Pro dipatok $900, di tengah tekanan biaya hidup yang juga meningkat.

Dalam situasi seperti itu, ajakan membeli konsol baru demi satu atau dua game eksklusif terasa semakin berat. Sebaliknya, di PC, banyak game baru masih bisa dimainkan tanpa perlu membeli perangkat tambahan yang mahal.

Komentar yang muncul juga menyoroti betapa terbatasnya jumlah rilis non-multiplayer dan non-baseball dari Sony. Disebutkan bahwa Sony kini hanya merilis dua sampai tiga game seperti itu per tahun.

Naughty Dog ikut menjadi sorotan karena studio itu dinilai sebagai studio paling dipuji Sony, tetapi belum merilis game baru dalam enam tahun. Proyek berikutnya pun disebut masih jauh dari rilis.

Sementara itu, PC gaming justru terus mendekati pengalaman konsol. SteamOS dan Linux membuat konsep “PC ruang tamu” terasa makin nyata, dan perangkat seperti Steam Deck menunjukkan bahwa bermain dari sofa tidak lagi identik dengan konsol.

Perubahan ini ikut mengubah cara Sony membaca pasar. Jika PC semakin mudah diperlakukan seperti konsol, maka PC bukan lagi sekadar tempat tambahan untuk memperluas jangkauan game eksklusif, melainkan pesaing langsung.

Bagi pemain yang sudah terbiasa menikmati port PC dari Horizon: Forbidden West, Ghost of Tsushima, atau God of War, kebijakan baru ini terasa seperti pintu yang mulai ditutup. Bagi Sony, langkah tersebut tampaknya menjadi upaya menjaga daya tarik PS5 di pasar yang makin mahal dan di tengah batas platform yang makin kabur.

Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Berita Terkait