Hadiah Rp 913 Miliar Mengantar Spanyol ke Puncak, Selisihnya Jauh dari Argentina

Author: Redaksi Android62

Spanyol membawa pulang US$ 51 juta atau sekitar Rp 913,97 miliar setelah menjuarai Piala Dunia 2026. Nilai hadiah itu menjadikan kemenangan 1-0 atas Argentina di final bernilai hampir Rp 1 triliun.

Argentina tetap menerima US$ 34 juta atau sekitar Rp 609,31 miliar sebagai tim peringkat kedua. Namun, selisih pembayaran antara juara dan runner-up mencapai US$ 17 juta.

Keberhasilan tersebut mengakhiri penantian 16 tahun Spanyol untuk kembali merebut gelar juara dunia. Selain trofi dan hadiah uang, skuad Spanyol juga memperoleh cincin juara yang untuk pertama kalinya diberikan FIFA di Piala Dunia.

Hadiah Besar di Setiap Tahap

Total dana yang dialokasikan bagi peserta Piala Dunia 2026 mencapai US$ 871 juta atau Rp 15,6 triliun. Menurut finance.detik.com yang mengutip CNBC, jumlah itu merupakan total pembayaran gabungan terbesar sepanjang sejarah turnamen.

Dana tersebut dibagikan kepada seluruh 48 tim yang tampil di putaran final. Nilai yang diterima setiap tim meningkat seiring pencapaian mereka selama kompetisi.

Posisi Jumlah Tim Hadiah per Tim Nilai Rupiah
Juara pertama, Spanyol 1 US$ 51 juta Rp 913 miliar
Runner-up, Argentina 1 US$ 34 juta Rp 609 miliar
Tempat ketiga, Inggris 1 US$ 30 juta Rp 537 miliar
Tempat keempat, Prancis 1 US$ 28 juta Rp 501 miliar
Perempat final Posisi 5-8 US$ 20 juta Rp 358 miliar
Babak 16 besar Posisi 9-16 US$ 16 juta Rp 286 miliar
Babak 32 besar Posisi 17-32 US$ 12 juta Rp 215 miliar
Fase grup Posisi 33-48 US$ 10 juta Rp 179 miliar

Inggris yang finis di posisi ketiga memperoleh US$ 30 juta atau sekitar Rp 537 miliar. Prancis di peringkat keempat mendapatkan US$ 28 juta atau sekitar Rp 501 miliar.

Tim yang mencapai perempat final menerima US$ 20 juta per peserta. Sementara itu, peserta babak 16 besar dan babak 32 besar masing-masing memperoleh US$ 16 juta serta US$ 12 juta.

Jaminan Minimum untuk Seluruh Peserta

Setiap kontestan dipastikan sudah mengamankan sedikitnya US$ 12,5 juta atau sekitar Rp 224,01 miliar. Jaminan itu berlaku bagi seluruh 48 tim tanpa bergantung pada hasil akhir di lapangan.

Dana minimum terdiri atas US$ 10 juta untuk kualifikasi dan fase grup, serta US$ 2,5 juta untuk biaya pelatihan sebelum turnamen. FIFA menyiapkan pembayaran awal tersebut untuk membantu kebutuhan persiapan setiap tim.

Pembayaran di muka juga ditujukan untuk mengurangi potensi perselisihan internal antara pemain dan federasi soal bonus. Persoalan pembagian bonus semacam itu pernah muncul dalam sejumlah turnamen sebelumnya.

Total alokasi hadiah bertambah lebih dari US$ 100 juta pada April. Tambahan itu dimasukkan setelah sejumlah federasi sepak bola Eropa melobi terkait biaya akomodasi di turnamen yang berlangsung di tiga negara.

Skema ini memperlihatkan bahwa peserta yang tersingkir lebih awal tetap menerima dana bernilai besar. Namun, lonjakan pembayaran paling besar tetap dirasakan tim yang mampu menembus fase akhir hingga mengangkat trofi.

Source: finance.detik.com
Berita Terbaru