Starlink Setop Dish Gratis, Pelanggan Kini Bayar Sewa Bulanan

Starlink resmi menghentikan program perangkat gratis untuk pelanggan baru, dan kebijakan itu langsung mengubah cara masuk ke layanan internet satelit milik SpaceX. Untuk dish Standard pada paket Residential, pelanggan kini dikenai biaya $10 per bulan sebagai “monthly kit fee” atau “hardware rental”.

Skema serupa juga menyentuh Mini dish yang sebelumnya dibundel gratis pada paket Residential Max seharga $130 per bulan dengan kecepatan penuh. Kini, pelanggan Max harus membayar $140 per bulan karena ada tambahan kit fee, lalu membeli Mini dish sendiri bila ingin memakai koneksi satelit yang lebih portabel.

Perangkat Tidak Lagi Menjadi Bonus

Perubahan ini berarti pelanggan tidak lagi otomatis memiliki perangkat sejak awal. Jika layanan dihentikan, dish harus dikembalikan, dan total biaya sewa dapat melampaui harga perangkat dalam jangka waktu tertentu.

Bagi sebagian pelanggan, langkah tersebut menambah beban karena ada biaya bulanan tambahan di luar langganan layanan. Namun dari sudut pandang Starlink, model ini membuat perusahaan tetap memperoleh pendapatan dari perangkat yang digunakan pelanggan selama berlangganan.

Basis Pelanggan Besar, Potensi Tambahan Pendapatan

Kebijakan baru ini berlaku secara global, sehingga dampaknya tidak hanya terbatas pada satu pasar. Dengan basis pelanggan Starlink yang disebut sudah melampaui 12 juta dan terus bertambah, skema sewa perangkat berpotensi menjadi sumber pemasukan tambahan yang besar bagi SpaceX.

Perubahan strategi ini juga muncul ketika perusahaan berada di bawah tekanan baru dari para pemegang saham. Valuasi SpaceX disebut kini berada di atas $2 triliun pada penutupan perdagangan Jumat, sehingga ekspektasi terhadap hasil keuangan perusahaan ikut meningkat.

Arah Baru Menjelang Perangkat Generasi Berikutnya

Penghentian program gratis ini sejalan dengan persiapan hardware Starlink yang lebih baru. Starlink Standard Gen 4 disebut akan hadir dengan desain yang lebih ringkas, lebih portabel, dan membawa lebih banyak fitur.

Salah satu daya tarik utamanya adalah dukungan untuk konstelasi gigabit-speed yang akan hadir bersama peluncuran satelit Starlink V3 pada akhir tahun ini. Jika terealisasi, perangkat baru itu bisa menjadi alasan mengapa Starlink mulai menggeser model bisnis dari kepemilikan perangkat ke skema sewa.

Mini dish juga diproyeksikan mendapat pembaruan yang mendukung mobilitas. Perangkat itu disebut akan memiliki baterai tanam, pengisian USB-C, dan kemungkinan mendukung kecepatan internet satelit Starlink yang lebih tinggi.

Dengan arah tersebut, pelanggan yang masuk ke ekosistem Starlink kini menghadapi aturan yang berbeda dibanding masa awal ekspansi layanan. Bonus perangkat tidak lagi menjadi daya tarik utama, dan pilihan yang tersedia mulai diarahkan ke skema sewa serta perangkat baru yang disiapkan untuk layanan yang lebih cepat dan lebih portabel.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait