Steam Machine Kehilangan Performa, RAM Single-Channel Ternyata Bikin Banyak Hal Melambat

Author: Redaksi Android62

Steam Machine milik Valve ternyata tidak sepenuhnya optimal saat hanya memakai satu keping 16 GB DDR5. Dalam pengujian Gamers Nexus, konfigurasi seperti itu membuat perangkat kehilangan performa yang terasa di sejumlah skenario, terutama ketika beban kerja lebih banyak menekan CPU.

Temuan paling keras terlihat di 7-Zip Compression, salah satu benchmark yang dikenal berat untuk prosesor. Pada pengujian itu, konfigurasi dual-channel mencatat skor 19% lebih tinggi dibandingkan mode single-channel.

Gim juga ikut terdampak

Efek serupa muncul di beberapa gim populer, meski tingkat penurunannya berbeda-beda. Baldur’s Gate 3 menjadi salah satu yang paling jelas, dengan rata-rata frame rate turun sekitar 15% pada resolusi 1080p.

The Outer Worlds 2 juga mencatat penurunan yang hampir sebanding, yakni 14,7%. Sementara itu, Baldur’s Gate 3 masih menunjukkan frame rate 8,7% lebih tinggi saat memakai dua modul DDR5.

Skenario Uji Hasil Single-Channel Hasil Dual-Channel Dampak
7-Zip Compression Lebih rendah 19% lebih tinggi CPU lebih cepat
Baldur’s Gate 3 Turun sekitar 15% Lebih baik 8,7% Frame rate menurun
The Outer Worlds 2 Turun 14,7% Lebih tinggi Kinerja ikut terpengaruh

Kenapa hasilnya tidak selalu sama

Pengujian lain menunjukkan bahwa tambahan bandwidth memori tidak selalu memberi keuntungan besar ketika beban lebih banyak dipikul kartu grafis. Karena itu, beberapa gim seperti Black Myth: Wukong dan Starfield terdampak lebih kecil dibandingkan judul lain.

Gamers Nexus menilai kondisi tersebut penting karena Steam Machine diposisikan sebagai perangkat gaming ruang tamu. Saat konfigurasi memori tidak memakai dual-channel, potensi CPU tidak keluar sepenuhnya dan hasilnya bisa terasa di tugas produktivitas maupun gim.

Upaya pengujian dan batasan yang ditemui

Tim penguji sempat tidak berhasil menyalakan sistem dengan dua stik 8 GB. Steam Machine baru berjalan seperti yang diharapkan setelah dipasangi modul 16 GB identik lainnya.

Langkah itu dipakai agar pengujian tetap akurat. Tes yang berfokus pada CPU dan GPU tidak mendapat keuntungan dari kapasitas RAM yang lebih besar, sehingga perbandingan diarahkan pada pengaruh konfigurasi memori, bukan total kapasitas.

Dalam rangkaian hasilnya, Gamers Nexus menyimpulkan Valve telah “secara substansial” membatasi CPU-nya sendiri dengan mengorbankan manfaat dual-channel. Kesimpulan itu muncul setelah benchmark memperlihatkan penurunan kinerja di aplikasi produktivitas dan sejumlah gim.

Sikap Valve dan persoalan harga memori

Valve mengatakan kepada para YouTuber bahwa perusahaan akan kembali memakai dua keping 8 GB jika harga memori menjadi lebih masuk akal. Valve juga menyebut pembeli akan diberi tahu sebelum memesan jika spesifikasi mini PC berubah.

Masalahnya, harga dan pasokan memori belum terlihat stabil dalam waktu dekat. Berdasarkan komentar CEO Micron, kelangkaan komponen itu mungkin belum mereda sebelum 2030.

Dengan kondisi tersebut, Steam Machine tetap menarik sebagai perangkat ruang tamu, tetapi konfigurasi RAM bawaan membuat performanya tidak sepenuhnya konsisten. Bagi calon pembeli, hasil benchmark ini menunjukkan bahwa pilihan memori bisa menjadi faktor penting saat sistem dipakai untuk game berat dan tugas yang menekan CPU.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru