Stok BBM Sumut Aman, Pengawalan Polisi Diperkuat agar Pasokan SPBU Medan Lancar

Stok bahan bakar minyak di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman di tengah percepatan penyaluran menuju SPBU di Medan dan wilayah sekitarnya. Untuk menjaga arus pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara menggandeng Polda Sumatera Utara dalam pengamanan dan pengawalan mobil tangki.

Pengawalan dilakukan sejak kendaraan tangki bergerak menuju SPBU hingga tiba di lembaga penyalur. Skema ini ditujukan agar pengiriman dapat berlangsung aman, tertib, serta tiba sesuai kebutuhan waktu distribusi.

Terminal beroperasi sepanjang hari

Langkah percepatan tidak hanya mengandalkan pengawalan di jalan. Integrated Terminal Medan Group dioperasikan selama 24 jam untuk menopang penyaluran BBM ke masyarakat.

Pertamina Patra Niaga juga menambah armada melalui skema spot charter dan memperkuat Awak Mobil Tangki atau AMT. Dukungan tersebut dipadukan dengan optimalisasi pasokan dari beberapa terminal di luar Medan.

Langkah OperasionalDukungan bagi Distribusi
Operasional terminalIntegrated Terminal Medan Group berjalan 24 jam
Armada pengangkutPenambahan mobil tangki melalui skema spot charter
Personel distribusiPenguatan Awak Mobil Tangki
Sumber pasokanOptimalisasi suplai dari Kisaran, Siantar, dan Lhokseumawe

Suplai tambahan diarahkan dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe. Jaringan pasokan tersebut dipakai untuk menjaga kelancaran pengiriman ke Medan beserta kawasan sekitarnya.

SPBU menjadi titik penting penyaluran

SPBU menjadi titik akhir distribusi BBM yang langsung melayani kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemantauan terhadap stok dan penyaluran tetap dilakukan secara berkelanjutan meski kondisi persediaan dinyatakan aman.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan dukungan kepolisian membantu mempercepat distribusi ke SPBU. Menurut dia, kolaborasi diperlukan agar kebutuhan energi masyarakat dapat dipenuhi secara optimal.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh Polda Sumatera Utara yang terus bersinergi bersama Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran distribusi BBM,” ujar Fahrougi pada Jumat, 17 Juli 2026. Ia menilai pengamanan dan pengawalan mobil tangki membuat proses penyaluran berjalan lebih cepat.

Koordinasi hingga wilayah penyalur

Polda Sumatera Utara turut berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di berbagai wilayah, tidak sebatas mengawal kendaraan pengangkut. Koordinasi itu diarahkan untuk menjaga pelayanan di lembaga penyalur dan mempertahankan situasi distribusi yang kondusif.

Kepala Biro Operasi Polda Sumatera Utara Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri menyebut pengamanan distribusi energi sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. “Polda Sumatera Utara berkomitmen mendukung kelancaran distribusi energi melalui pengamanan dan pengawalan agar penyaluran BBM berlangsung aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Menurut Pertamina Patra Niaga, operasional Integrated Terminal Medan Group telah berjalan normal dan penyaluran menuju SPBU terus berlangsung dengan baik. Sinergi juga melibatkan pemerintah daerah, Hiswana Migas, serta pemangku kepentingan lain untuk menjaga pemenuhan energi di Sumatera Utara secara aman dan berkelanjutan.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait