Jepang menghadapi panas ekstrem setelah suhu tertinggi mencapai 40,5 derajat Celsius di Kuwana, Prefektur Mie. Pemerintah mengeluarkan peringatan gelombang panas untuk 41 dari 47 prefektur, sehingga sebagian besar wilayah negara itu berada dalam kondisi siaga.
Tekanan suhu tinggi juga berdampak langsung pada layanan kesehatan di ibu kota. Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo mencatat 287 orang dibawa ke rumah sakit pada Selasa (21/7) karena diduga mengalami serangan panas.
Jumlah pasien tersebut menunjukkan bahwa risiko tidak hanya muncul bagi warga yang bekerja di luar ruangan. Paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat mengganggu aktivitas harian, termasuk bagi orang yang berada di dalam bangunan tanpa pendingin memadai.
Rekor Suhu Tercatat di Dua Kota
Kuwana menjadi lokasi dengan suhu tertinggi, sementara Hamamatsu di Prefektur Shizuoka juga melampaui ambang 40 derajat Celsius. Di Hamamatsu, suhu 40,1 derajat Celsius tercatat pada pukul 14.00 waktu setempat.
| Lokasi | Prefektur | Suhu tertinggi | Waktu |
|---|---|---|---|
| Kuwana | Mie | 40,5 derajat Celsius | Tidak disebutkan |
| Hamamatsu | Shizuoka | 40,1 derajat Celsius | 14.00 waktu setempat |
Sejumlah kota lain turut mencatatkan suhu di atas 39 derajat Celsius. Sebaran angka tersebut memperlihatkan bahwa gelombang panas tidak terkonsentrasi di satu kawasan saja, melainkan meluas ke berbagai daerah di Jepang.
Kondisi panas ini terjadi ketika sistem tekanan tinggi bertahan cukup lama di wilayah Jepang. Situasi tersebut membuat suhu tinggi terus melanda sejumlah daerah dan memperbesar kebutuhan warga untuk membatasi paparan langsung.
Ambang Baru yang Disebut Kokushobi
Badan meteorologi Jepang tahun ini memperkenalkan istilah kokushobi atau hari yang sangat panas. Istilah itu digunakan saat suhu mencapai 40 derajat Celsius atau lebih.
Penanda tersebut membedakan panas ekstrem dari suhu musim panas yang biasa terjadi. Menurut The Japan Times, istilah resmi itu dimaksudkan agar masyarakat memahami tingkat risiko ketika temperatur telah menyentuh ambang 40 derajat Celsius.
Suhu 40 derajat Celsius tercatat selama dua hari berturut-turut. Keadaan ini membuat peringatan yang dikeluarkan pemerintah tidak semata menyoroti catatan cuaca, tetapi juga risiko kesehatan yang dapat berkembang cepat.
Langkah Perlindungan bagi Warga
Warga diimbau menggunakan pendingin ruangan untuk mengurangi paparan panas saat berada di dalam bangunan. Asupan cairan juga perlu dijaga agar tubuh tidak mengalami kekurangan hidrasi ketika suhu tinggi berlangsung.
Selain minum cukup, warga dianjurkan mengonsumsi garam secukupnya. Aktivitas di luar ruangan yang berlangsung terlalu lama juga perlu dibatasi, terutama pada periode suhu tertinggi.
Risiko serangan panas menjadi perhatian karena kasus dapat meningkat apabila suhu ekstrem berlanjut. Pada musim panas lalu, lebih dari 100.000 orang dilaporkan dilarikan ke rumah sakit akibat dampak gelombang panas.
Peringatan yang menjangkau 41 prefektur mencerminkan luasnya wilayah yang terdampak. Selama tekanan tinggi masih bertahan, langkah pencegahan menjadi penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat panas berkepanjangan.
Source: mediaindonesia.com






