Microsoft dikabarkan tidak sedang menyiapkan Surface baru untuk kelas murah. Sebaliknya, dua perangkat yang sedang disiapkan justru mengarah ke segmen premium, yaitu Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12.
Laporan yang beredar menyebut Microsoft sengaja mendorong lini Surface ke kelas yang lebih atas. Konfigurasi awalnya sudah dimulai dari 16GB RAM dan penyimpanan 256GB, sehingga ruang untuk menghadirkan harga rendah terlihat makin sempit.
Strategi peluncuran dibuat berbeda
Windows Central, mengutip sumber yang disebut mengetahui rencana tersebut, melaporkan bahwa kedua perangkat ini tidak akan hadir dengan pola rilis yang biasa. Microsoft disebut memakai strategi peluncuran yang berbeda untuk Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12.
Versi Intel dikabarkan lebih dulu hadir pada musim semi. Setelah itu, varian berbasis Snapdragon dijadwalkan menyusul pada musim panas, sehingga urutan peluncurannya tidak berlangsung serentak seperti yang banyak diperkirakan sebelumnya.
Untuk model Intel, laporan menyebut penggunaan chip Intel Core Ultra 3. Sementara itu, versi lain dikabarkan akan ditenagai Snapdragon X2s, yang menunjukkan Microsoft masih mempertahankan dua jalur platform untuk lini Surface premiumnya.
Spesifikasi awal langsung tinggi
Dari sisi konfigurasi, Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 tidak disiapkan sebagai perangkat dengan spesifikasi dasar yang ringan. Keduanya disebut mulai dari RAM 16GB dan storage 256GB.
Pada varian yang lebih tinggi, kapasitasnya bisa naik jauh hingga RAM 64GB dan penyimpanan 2TB. Susunan ini memperlihatkan bahwa Microsoft sejak awal menempatkan perangkat tersebut di kelas premium, bukan perangkat hybrid yang dibangun untuk pasar entry-level.
Pilihan spesifikasi seperti ini sejalan dengan kebutuhan pengguna yang mengutamakan performa dan ruang simpan besar. Dengan basis awal yang sudah kuat, dua model baru Surface itu tampak menyasar pengguna yang menginginkan perangkat untuk pemakaian jangka panjang.
Surface Laptop 8 berpeluang membawa OLED
Salah satu poin yang paling menonjol dari laporan tersebut adalah kemungkinan hadirnya panel OLED di Surface Laptop 8. Jika informasi itu benar, ini akan menjadi pertama kalinya lini Surface Laptop memakai teknologi layar tersebut.
OLED biasanya identik dengan tampilan warna yang lebih pekat, kontras yang lebih tinggi, dan kesan visual yang lebih mewah. Kehadiran panel ini bisa menjadi daya tarik besar bagi pengguna yang sering bekerja dengan konten visual atau sekadar menginginkan kualitas tampilan yang lebih baik.
Meski begitu, laporan yang sama menyebut perubahan desain fisik tidak akan terlalu jauh dari generasi sebelumnya. Artinya, Microsoft tampaknya lebih fokus pada peningkatan sisi dalam dan kualitas layar ketimbang mengubah bentuk perangkat secara besar-besaran.
Harapan soal Surface murah belum terwujud
Di tengah kabar dua model baru ini, justru tidak ada tanda bahwa Microsoft akan menghadirkan Surface dengan harga jauh lebih rendah. Windows Central menyebut tidak akan ada Surface baru dengan banderol $599 untuk menantang Apple MacBook Neo.
Informasi itu sekaligus mematahkan harapan sebagian calon pembeli yang menunggu hadirnya Surface lebih terjangkau. Arah yang terlihat justru sebaliknya, karena Microsoft disebut memosisikan perangkat Surface terbaru di kategori premium dan ultra-premium.
Laporan sebelumnya juga menyebut PC Surface flagship kini dijual $500 lebih mahal dibanding saat pertama kali diluncurkan. Kenaikan itu dikaitkan dengan meningkatnya biaya memori dan penyimpanan, yang membuat ruang untuk harga rendah semakin terbatas.
Dengan kondisi tersebut, Surface Laptop 8 dan Surface Pro 12 tampaknya memang dipersiapkan untuk menarik pembeli yang mencari spesifikasi tinggi, opsi konfigurasi besar, dan kemungkinan layar OLED pada salah satu modelnya. Namun, bagi yang berharap perangkat Surface baru dengan harga ekonomis, gelombang produk ini belum menunjukkan arah ke sana.
Source: www.xda-developers.com