Menjelang pemilihan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, percakapan di X semakin ramai setelah tagar “Kanda Dukung Afi” masuk jajaran trending global. Sorotan itu ikut menguat karena warganet mengaitkannya dengan dukungan Bahlil Lahadalia kepada Afifuddin Suhaeli Kalla atau Afi Kalla.
Di ruang digital, momen yang paling banyak dibicarakan adalah gestur Bahlil yang tampak menyalami Afi Kalla. Dari situ, berbagai akun membaca adanya sinyal politik yang lebih terbuka menjelang pemilihan Ketum Hipmi pada 10 Juni 2026.
Tagar tersebut juga dikaitkan dengan HIPMIBahlil dan disebut berpotensi menghasilkan impresi hingga 74.024. Angka itu ikut membuat percakapan tentang Afi Kalla cepat menyebar di kalangan warganet.
Sejumlah akun centang biru menafsirkan gestur itu sebagai bentuk dukungan langsung. Ada yang menyebut peta kekuatan di Munas Hipmi mulai terlihat karena Afi disebut telah mengantongi dukungan dari JK dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Akun lain menyoroti arah telunjuk Bahlil ke Afi Kalla dan menganggapnya sebagai tanda dukungan terhadap figur asal Indonesia Timur itu. Dalam unggahan yang beredar, gestur tersebut bahkan dibaca bukan sekadar sapaan, melainkan cerminan keyakinan atas kapasitas Afi.
Percakapan publik juga ikut menyeret nama Partai Golkar yang dipimpin Bahlil. Meski begitu, narasi yang berkembang di X tetap berada pada ranah tafsir warganet atas gestur yang terekam di ruang publik.
Nama Afi Kalla sendiri bukan baru kali ini mencuri perhatian di X. Pada 1 Juni 2026, tagar SjafrieSAfiekalla dan Afi Kalla Makassar juga sempat menjadi trending global dan memunculkan banyak apresiasi terhadap dirinya.
Dukungan publik waktu itu banyak dikaitkan dengan gagasan pembangunan ekonomi yang dianggap sejalan dengan pemaparan Afi dalam debat kedua Hipmi pada 23 Mei 2026. Sejumlah akun menilai Afi sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan daerah.
Afifuddin S. Kalla dikenal sebagai kader senior Hipmi yang aktif sejak 2008. Ia pernah memimpin BPD Hipmi Jaya pada 2017-2020 dan menjabat Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan BPP Hipmi sebelum maju sebagai kandidat ketua umum.
Dalam pencalonannya, Afi membawa agenda kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, serta kemitraan strategis dengan pemerintah. Ia juga menempatkan hilirisasi industri sebagai salah satu fokus utama karena dinilai menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Di tengah dinamika itu, warganet kerap menggambarkan Afi sebagai figur yang membawa semangat penyatuan gagasan dan kerja nyata. Citra tersebut ikut membuat dukungan di media sosial terasa bukan sekadar ramai sesaat, melainkan bagian dari persaingan yang kian terbuka menjelang Munas Hipmi.
Sorotan terhadap Bahlil dan Afi pun menjadi salah satu penanda bagaimana arena pemilihan Ketum Hipmi bergerak di ruang digital. Perhatian publik kini tertuju pada sejauh mana dukungan figur besar dan resonansi percakapan warganet akan membentuk peta persaingan berikutnya.
Source: mediaindonesia.com