Samsung kembali menambah target produksi Galaxy S26 untuk bulan Mei, dan angka terbarunya menunjukkan permintaan masih jauh dari kata melemah. Dari sasaran awal 1,9 juta hingga 2,1 juta unit, kini produksi dikabarkan naik menjadi 2,4 juta hingga 2,5 juta unit.
Kenaikan ini menjadi sorotan karena terjadi setelah Samsung juga melakukan revisi serupa pada bulan sebelumnya. ZDNet melaporkan bahwa pola tersebut muncul karena respons pasar terhadap lini flagship ini masih lebih kuat dari perkiraan awal.
Permintaan belum mengikuti pola pelambatan biasa
Di pasar ponsel premium, minat biasanya mulai turun sekitar dua bulan setelah peluncuran. Namun, tanda pelemahan seperti itu belum terlihat pada Galaxy S26.
Seorang pelaku pasar komponen menyebut volume pemesanan masih bertahan dibandingkan proyeksi awal. Ia menilai pesanan komponen pada fase seperti ini umumnya mulai menurun, tetapi kondisi yang terjadi justru menunjukkan kestabilan.
Ultra tetap menjadi andalan utama
Dari target produksi terbaru untuk Mei, Galaxy S26 Ultra menyerap porsi terbesar. Samsung disebut menyiapkan 1,2 juta hingga 1,3 juta unit untuk varian paling premium tersebut.
Setelah itu, model standar diproyeksikan mencapai 1 juta unit. Adapun varian Plus berada jauh di bawah keduanya dengan target sekitar 200.000 unit.
Komposisi ini menunjukkan bahwa minat konsumen masih paling besar tertuju pada model Ultra. Di saat yang sama, model standar tetap menjadi varian berikutnya yang paling banyak dibidik dalam keluarga Galaxy S26.
Revisi berulang jadi tanda penting
Penyesuaian target produksi yang terjadi pada April dan Mei memberi sinyal yang cukup kuat. Ini bukan sekadar perubahan kecil, melainkan respons beruntun terhadap permintaan yang terus bertahan.
Pada pertengahan Maret, Samsung disebut berencana memproduksi 2,4 juta unit Galaxy S26 untuk April. Target itu kemudian dinaikkan menjadi 3 juta unit pada bulan berikutnya setelah permintaan melampaui ekspektasi.
Untuk Mei, pola serupa kembali muncul. Target yang semula berada di kisaran 1,9 juta hingga 2,1 juta unit kembali dinaikkan menjadi 2,4 juta hingga 2,5 juta unit.
Apa artinya bagi Samsung
Bagi Samsung, revisi seperti ini memberi petunjuk bahwa perencanaan awal kemungkinan terlalu konservatif. Perusahaan tampaknya masih menyesuaikan suplai agar tetap selaras dengan kebutuhan pasar yang bergerak lebih kuat dari dugaan semula.
Bagi industri komponen, perubahan target itu juga berarti banyak hal. Pesanan, kapasitas produksi, dan manajemen inventaris ikut terdampak ketika volume permintaan tetap tinggi pada fase yang biasanya mulai melambat.
Kondisi tersebut membuat Galaxy S26 terlihat masih menjaga momentumnya. Selama pesanan komponen belum menunjukkan penurunan yang biasa terjadi setelah peluncuran, minat terhadap lini flagship ini tampak masih stabil.
