Tiga pemain Timnas Indonesia sama-sama mendapat kabar besar dari Eropa, meski datang lewat jalan yang berbeda. Calvin Verdonk, Maarten Paes, dan Emil Audero kini terhubung dengan klub yang memastikan tempat di kompetisi antarklub Benua Biru.
Nama Emil Audero menjadi salah satu yang paling menarik perhatian karena Como 1907 mencatat sejarah baru. Klub itu memastikan tiket ke Liga Champions setelah promosi ke Serie A, sebuah lompatan yang membuat mereka kembali ke panggung Eropa dengan status yang jauh lebih tinggi.
Como 1907 bawa Emil Audero ke panggung elite
Audero akan kembali ke Como 1907 setelah masa peminjamannya di Cremonese berakhir. Situasi itu menempatkannya di klub yang baru dua tahun berselang sejak promosi ke kasta tertinggi Liga Italia, lalu langsung menembus kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Keberhasilan Como juga penting karena menjadi penampilan kedua mereka di pentas Eropa sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, Como pernah bermain di Mitropa Cup pada edisi 1980–1981, sehingga capaian ini menandai kenaikan besar dalam perjalanan mereka.
Calvin Verdonk ikut mengantar Lille ke Liga Champions
Di Prancis, Calvin Verdonk juga mendapat hasil yang tak kalah besar bersama Lille. Bek sayap kiri Timnas Indonesia itu membantu klubnya finis di posisi ketiga klasemen akhir Ligue 1 dan berhak tampil di Liga Champions musim depan.
Lille menutup musim dengan 61 poin. Mereka berada di bawah Lens yang mengoleksi 70 poin dan Paris Saint-Germain yang keluar sebagai juara dengan 76 poin.
Maarten Paes tampil menentukan lewat adu penalti
Sementara itu, Maarten Paes membawa Ajax Amsterdam ke jalur berbeda tetapi tetap bernilai penting. Kiper Timnas Indonesia itu ikut memastikan Ajax lolos ke putaran kualifikasi kedua Conference League musim 2026/2027.
Tiket tersebut didapat Ajax setelah menang pada laga final playoff Eredivisie melawan FC Utrecht. Paes menjadi sosok kunci karena mampu menepis dua tendangan penalti lawan dalam duel itu.
Tiga jalur berbeda, hasil akhirnya sama
Ketiga pemain ini datang dari situasi yang tidak serupa, tetapi sama-sama menandai hadirnya pemain Timnas Indonesia di level tinggi sepak bola Eropa. Ada yang melangkah lewat Liga Champions, ada yang lolos melalui Conference League, dan ada pula yang membawa klubnya masuk ke Liga Champions lewat musim yang bersejarah.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa nama-nama seperti Verdonk, Paes, dan Audero makin sering muncul dalam persaingan antarklub Eropa. Dari lini pertahanan hingga bawah mistar, mereka ikut memperluas sorotan terhadap pemain Indonesia di panggung internasional.
