Pertandingan Bali United melawan PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, menjadi salah satu laga paling penting bagi Juku Eja dalam sisa kompetisi. Hasil di laga ini bisa sangat berpengaruh terhadap jarak PSM dari zona degradasi, karena posisi mereka masih belum benar-benar aman di klasemen sementara.
PSM saat ini berada di peringkat ke-14 dengan 31 poin. Situasi itu membuat setiap pertandingan tersisa terasa berat, apalagi jarak mereka dengan Madura United yang berada di zona merah hanya lima poin.
Beban pertandingan juga semakin besar karena Bali United tampil di kandang sendiri. Dalam kondisi seperti ini, PSM tidak punya banyak ruang untuk melakukan kesalahan jika ingin menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Tekanan dari klasemen
Dengan selisih poin yang belum nyaman, PSM harus memandang laga di Gianyar sebagai kesempatan penting untuk mengamankan posisi. Satu hasil buruk saja bisa membuat mereka kembali terseret ke persaingan bawah dan menambah tekanan di pekan-pekan berikutnya.
Kemenangan akan memberi dampak langsung bagi Juku Eja. Selain memperlebar jarak dari tim di bawah, hasil positif juga bisa membantu meredam beban mental pemain yang terus berada di bawah ancaman degradasi.
Bekal positif dari laga sebelumnya
PSM sebenarnya datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Pada pertandingan sebelumnya, tim asal Makassar itu menang 3-1 atas Persik Kediri.
Tiga gol kemenangan tersebut dicetak oleh Yuran Fernandes, Sheriddin Boboev, dan Luka Cumic. Hasil itu menunjukkan PSM masih memiliki daya saing untuk keluar dari tekanan, meski tantangan yang menunggu di laga berikutnya jauh lebih berat.
PSM diminta menjaga fokus
Penyerang PSM Makassar, Alex Tank, menegaskan bahwa seluruh pertandingan sisa harus diperlakukan seperti final. Menurutnya, fokus penuh menjadi hal yang wajib karena hasil setiap laga kini sangat menentukan nasib tim.
Tank juga tidak menutup mata bahwa Bali United adalah lawan yang kuat. Meski begitu, ia tetap melihat peluang PSM untuk membawa pulang poin dari Gianyar.
“I percaya bahwa Bali United adalah tim yang bagus, namun kami juga memiliki kepercayaan diri untuk memenangkan satu atau bahkan tiga poin,” kata Tank. Ia menambahkan bahwa semangat bertarung harus dijaga sepanjang pertandingan karena tidak ada lagi ruang untuk bersantai.
Catatan pertemuan sebelumnya
Laga ini juga memiliki latar yang membuat tensinya semakin tinggi. Pada putaran pertama Super League, Bali United menang 2-0 saat bertandang ke markas PSM Makassar.
Hasil itu membuat pertemuan di Gianyar berpotensi berlangsung ketat. PSM perlu tampil disiplin sejak awal agar tidak memberi celah kepada tuan rumah untuk mengendalikan permainan.
Organisasi permainan akan menjadi unsur penting dalam duel ini. Peluang yang muncul harus dimanfaatkan sebaik mungkin, sementara kesalahan kecil perlu dihindari agar tidak semakin menyulitkan upaya meraih poin.
Momentum yang tidak boleh terbuang
Bagi PSM, satu poin tetap bernilai, tetapi kemenangan jelas menjadi target utama. Tambahan tiga poin bisa memberi ruang bernapas yang lebih lega dalam persaingan untuk bertahan di liga.
Karena itu, laga melawan Bali United lebih dari sekadar pertandingan biasa bagi Juku Eja. Gianyar bisa menjadi tempat yang menentukan apakah PSM mampu melanjutkan momentum kemenangan atas Persik Kediri atau justru kembali tertekan dalam ancaman degradasi.
