Bagi pemula, pilihan paling aman saat membeli kaktus justru bukan yang paling mencuri perhatian, melainkan yang tumbuh dengan akar sendiri atau kaktus on root. Jenis ini dinilai lebih tahan menghadapi perubahan lingkungan karena tidak melalui proses sambung, sehingga perawatannya cenderung lebih mudah.
Pebisnis kaktus asal Klaten, Salma Rosyidah, menekankan bahwa daya tahan tanaman harus jadi pertimbangan utama sebelum membeli. Menurut dia, banyak orang baru terlalu cepat terpikat pada bentuk tanaman, padahal ketahanan awal jauh lebih penting agar kaktus tidak mudah rusak setelah dibawa pulang.
Mengapa kaktus on root lebih dianjurkan
Kaktus on root tumbuh dengan sistem akar alaminya sendiri. Kondisi ini membuat tanaman lebih kuat dan tidak terlalu sensitif saat dipindahkan ke tempat baru.
Salma menyebut kaktus jenis ini lebih mudah dirawat untuk orang yang baru mulai mengoleksi tanaman hias. “Untuk pemula, sebaiknya memilih kaktus yang on root atau bukan kaktus sambungan karena perawatannya lebih mudah,” kata Salma.
Saran tersebut penting karena pemula biasanya belum terbiasa membaca kebutuhan tanaman gurun. Kaktus yang tampak sehat di awal bisa saja bermasalah ketika terkena perubahan cahaya, kelembapan, atau media tanam yang terlalu basah.
Duri justru jadi nilai tambah bagi pemula
Selain on root, Salma juga menyarankan agar pemula lebih dulu memilih kaktus berduri dibanding sukulen. Ia menilai sukulen umumnya lebih sensitif, sedangkan kaktus berduri cenderung lebih tahan terhadap kesalahan kecil dalam perawatan.
“Hindari memilih sukulen terlebih dahulu, karena umumnya lebih sensitif dibanding kaktus berduri yang cenderung lebih tahan,” ujarnya. Pandangan ini membantu calon pembeli memahami bahwa tidak semua tanaman gurun memiliki tingkat ketahanan yang sama.
Bagi orang yang belum berpengalaman, karakter kaktus berduri memberi ruang belajar yang lebih aman. Kesalahan kecil dalam penyiraman atau penempatan tanaman tidak langsung membuat kondisi kaktus turun drastis.
Penempatan tanaman ikut menentukan umur kaktus
Sebelum membeli, calon pemilik juga sebaiknya menyiapkan lokasi untuk menaruh kaktus. Langkah ini sering diabaikan, padahal tanaman bisa stres jika langsung ditempatkan di area yang terlalu basah, terlalu panas, atau sering kehujanan.
Salma menyebut area hangat seperti teras rumah bisa menjadi pilihan yang cukup ideal. Meski begitu, posisi tersebut tetap perlu terlindung dari hujan langsung dan sinar matahari yang terlalu terik agar kondisi tanaman tetap stabil.
Kaktus memang membutuhkan cahaya matahari yang cukup karena berasal dari tanaman gurun. Namun, kebutuhan cahaya itu tetap harus diimbangi dengan perlindungan dari air berlebih supaya akar tidak mudah membusuk.
Penyiraman kaktus tidak boleh asal rutin
Kesalahan yang paling sering dilakukan pemula adalah menyiram kaktus terlalu sering. Padahal, kelembapan berlebih justru berisiko merusak akar dan membuat tanaman cepat memburuk.
Salma menyarankan penyiraman dilakukan setiap 7 sampai 14 hari, tergantung kondisi media tanam. Patokan utamanya bukan hanya hitungan hari, tetapi apakah bagian bawah pot sudah benar-benar kering atau belum.
“Siram kaktus 7-14 hari tergantung keadaan media tanam, jika sudah kering sampai bawah pot saatnya disiram, jika belum kering jangan disiram,” jelasnya kepada Liputan6. Pola ini membantu pemula menghindari kebiasaan menyiram terlalu sering hanya karena ingin merawat tanaman secara rutin.
Kelembapan media tanam memang menjadi kunci pada kaktus. Karena itu, pemilik perlu lebih peka terhadap kondisi pot dan media tanam daripada sekadar mengikuti jadwal yang sama setiap waktu.
Jenis kaktus yang kerap dikenal di pasaran
Dalam buku Tampil Berkreasi karya Nandang Subarnas, beberapa kaktus hias yang dikenal dalam budidaya antara lain kaktus anggur, kaktus kubis, kaktus panda, ekor cecak, kaktus duri entong, dan kaktus bintang emas. Ragam ini menunjukkan bahwa kaktus memiliki banyak tampilan yang sering ditemui di pasaran.
Namun, bagi pemula, nama jenis bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Yang lebih penting adalah memastikan tanaman tersebut on root, cukup tahan dipindahkan, dan tidak menuntut perawatan yang rumit sejak awal.
Kaktus kini juga semakin diminati karena tampilannya yang minimalis dan cocok dijadikan hadiah. Tanaman ini kerap dipakai sebagai souvenir pernikahan, hampers, maupun pemberian sederhana, sehingga pilihan awal dan cara merawatnya tetap menjadi faktor penentu agar tanaman bisa bertahan lebih lama.
