Tiga Trek Kiri Bisa Jadi Pembeda Marc Marquez saat Perebutan Gelar MotoGP 2026

Author: Redaksi Android62

Jorge Lorenzo menilai Marc Marquez memiliki peluang besar menekan para rivalnya pada MotoGP 2026 melalui tiga lintasan khusus. Aragon, Phillip Island, dan Valencia disebut dapat menjadi pembeda apabila persaingan gelar masih berlangsung ketat.

Penilaian itu berangkat dari karakter ketiga sirkuit yang banyak memiliki tikungan kiri atau melawan arah jarum jam. Lorenzo memperkirakan peluang Marquez untuk menang di trek seperti itu dapat mencapai 80 hingga 90 persen.

Keunggulan yang tidak dimiliki rival

Dalam podcast Duralavita yang dikutip Motosan, Lorenzo menyebut tiga lintasan tersebut sebagai kartu truf Marquez. Mantan rekan setim Marquez di Repsol Honda itu menilai rival-rivalnya tidak mempunyai senjata yang sama pada trek berkarakter kiri.

“Dia memiliki tiga kartu truf yang tidak dimiliki pebalap lain, yakni Aragon, Phillip Island, dan Valencia,” kata Lorenzo. Keuntungan itu, menurutnya, akan semakin menentukan bila selisih poin antarpesaing masih tipis ketika MotoGP tiba di seri-seri tersebut.

Sirkuit Karakter utama Catatan Marquez
Aragon Didominasi tikungan kiri Delapan kemenangan, termasuk kemenangan pertama bersama Ducati pada 2024
Phillip Island Didominasi tikungan kiri Masuk tiga kartu truf versi Lorenzo
Valencia Didominasi tikungan kiri Catatan tidak sekuat Aragon dan Sachsenring

Aragon menjadi modal paling jelas

Aragon memiliki rekam jejak paling kuat dalam daftar yang disebut Lorenzo. Marquez sudah meraih delapan kemenangan di sana, termasuk saat merebut kemenangan pertamanya bersama Ducati pada musim 2024.

Catatan tersebut membuat Aragon menjadi salah satu trek yang paling menjanjikan bagi pebalap Ducati Lenovo itu. Karakter tikungan kirinya dinilai selaras dengan gaya membalap yang selama ini menjadi kekuatan utama Marquez.

Phillip Island dan Valencia juga masuk perhitungan Lorenzo karena arah dan susunan tikungannya. Meski demikian, Valencia tidak memberi statistik sekuat Aragon maupun Sachsenring bagi Marquez.

Lorenzo tetap melihat Valencia berpotensi penting, terutama bila perebutan gelar bertahan hingga seri akhir musim. Dalam kondisi seperti itu, kemampuan seorang pebalap memaksimalkan trek favorit dapat menghasilkan dampak besar terhadap klasemen.

Sachsenring menguatkan dasar penilaian

Keyakinan Lorenzo turut didukung hasil Marquez di Sachsenring pada MotoGP Jerman. Marquez meraih kemenangan ke-10 di kelas utama pada sirkuit yang juga dikenal memiliki karakter tikungan kiri tersebut.

Kemenangan itu membuatnya menyamai rekor Giacomo Agostini sebagai pebalap dengan kemenangan terbanyak di satu lintasan. Hasil Sachsenring memperlihatkan bahwa Marquez tetap sangat kuat saat menghadapi konfigurasi sirkuit yang sesuai dengan gaya membalapnya.

Menurut Lorenzo, keadaan akan berbeda ketika balapan berlangsung di trek yang lebih banyak memiliki tikungan kanan. Persaingan diyakini menjadi lebih seimbang karena keunggulan spesifik Marquez tidak akan sebesar pada tiga sirkuit pilihannya.

“Jika dia tiba di sana dengan klasemen yang masih sangat ketat, dia bisa memiliki keunggulan kompetitif yang besar,” ujar Lorenzo. Ia menegaskan para pebalap lain tidak memiliki kekuatan khusus yang setara di tiga trek tersebut.

Selisih poin telah menyusut

Prospek itu menjadi relevan karena Marquez sedang memangkas ketertinggalannya di klasemen. Setelah kembali membalap usai operasi pada MotoGP Italia di Mugello, ia sempat tertinggal 102 poin dari Jorge Martin.

Jarak itu kemudian menyusut menjadi 18 poin berkat hasil kuat dalam beberapa balapan terakhir. Marquez memenangi tiga dari empat balapan terakhir serta menambah dua kemenangan Sprint.

Jika konsistensi tersebut berlanjut, Aragon, Phillip Island, dan Valencia dapat memberi tekanan tambahan kepada pesaingnya. Tiga trek itu berpotensi mengubah arah persaingan ketika setiap poin menjadi sangat bernilai.

Source: sport.detik.com
Berita Terbaru