Tottenham Hotspur mengambil langkah besar untuk membenahi pertahanan dengan menyepakati transfer Jan Paul van Hecke dari Brighton and Hove Albion. Nilai kesepakatan bek tengah asal Belanda itu disebut mencapai £52 juta, menandai keseriusan Spurs dalam proyek perombakan lini belakang.
Kabarnya, proses kepindahan tinggal menunggu tuntasnya tugas internasional Van Hecke bersama timnas Belanda. Setelah itu, pemeriksaan medis dijadwalkan menjadi tahap berikutnya sebelum transfer diumumkan secara resmi.
Kesepakatan tercapai setelah penolakan awal
Brighton sempat menolak tawaran awal Tottenham sebelum menerima proposal terbaru. Sikap klub Pantai Selatan Inggris itu dipengaruhi oleh situasi kontrak Van Hecke yang hanya tersisa satu tahun.
Di sisi lain, Van Hecke juga disebut tidak ingin memperpanjang masa tinggalnya di Amex Stadium. Kondisi tersebut membuat Brighton berada dalam posisi yang lebih terbatas untuk mempertahankan salah satu bek paling stabil di Liga Primer Inggris itu.
Reuni dengan Roberto de Zerbi
Transfer ini juga membuka peluang reuni Van Hecke dengan Roberto de Zerbi, yang kini menangani Tottenham Hotspur. Keduanya pernah bekerja sama di Brighton, ketika Van Hecke tampil sebagai salah satu pilar penting di bawah arahan De Zerbi.
Hubungan kerja yang sudah terbangun itu dinilai dapat membantu adaptasi sang bek jika kepindahan benar-benar rampung. Tottenham pun melihat pengalaman Van Hecke sebagai nilai tambah penting untuk membangun ulang organisasi pertahanan mereka.
Catatan performa yang membuatnya diminati
Musim lalu menjadi salah satu periode terbaik Van Hecke bersama Brighton. Di bawah asuhan Fabian Hurzeler, ia tampil konsisten dan membantu tim finis di posisi kedelapan.
Hasil itu juga mengantar Brighton kembali ke kompetisi Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah klub. Secara keseluruhan, Van Hecke telah mencatat 131 penampilan bersama Brighton dan menjadi starter dalam 36 dari 38 laga Liga Primer Inggris 2025/26.
Spurs serius membangun ulang pertahanan
Langkah agresif Tottenham di bursa transfer tidak lepas dari posisi mereka yang finis di peringkat ke-17 dalam dua musim berturut-turut. Klub London utara itu membutuhkan kestabilan baru di lini belakang agar bisa kembali bersaing di papan atas.
Sebelum Van Hecke, Spurs juga disebut telah mengamankan bek kiri Skotlandia Andy Robertson dari Liverpool dan bek tengah Argentina Marcos Senesi dari Bournemouth. Deretan nama itu menunjukkan fokus Tottenham pada perbaikan sektor pertahanan sebagai prioritas utama.
Dengan sederet pergerakan tersebut, Tottenham tampak ingin mengakhiri kerentanan yang selama ini membebani tim. Jika semua berjalan sesuai rencana, Van Hecke akan menjadi salah satu wajah utama dari transformasi lini belakang Spurs.
Source: mediaindonesia.com






