uDream.AI Baca Ketegangan Tubuh, Relaksasi Dipersonalisasi dengan AI dan Sensor Pintar

Author: Redaksi Android62

uDream.AI menempatkan kecerdasan buatan di pusat pengalaman relaksasi dengan cara membaca kondisi tubuh pengguna terlebih dahulu. Kursi pijat pintar dari OSIM Indonesia ini tidak hanya menawarkan pijatan, tetapi juga menyesuaikan aroma, musik, dan pola relaksasi berdasarkan data tubuh yang terpantau saat sesi berlangsung.

Pendekatan itu membuat setiap sesi terasa lebih personal dibanding kursi pijat yang memakai program umum. Melalui teknologi Bio-Sensor Body Tension yang didukung Binah.ai, perangkat ini dapat mengukur detak jantung, tekanan darah, dan laju pernapasan untuk menentukan kombinasi pijatan yang paling sesuai dengan kondisi saat itu.

AI yang bekerja mengikuti kondisi tubuh

Berbekal pembacaan tersebut, sistem AI pada uDream.AI kemudian menyesuaikan pengalaman pijat secara real-time. Hasilnya, tingkat ketegangan tubuh menjadi acuan utama dalam menentukan bagaimana sesi relaksasi berjalan, bukan sekadar memilih mode pijat yang sama untuk semua pengguna.

OSIM menempatkan pendekatan ini sebagai bentuk personalisasi yang lebih relevan bagi kebutuhan tubuh yang berbeda-beda. Dengan begitu, satu sesi pijat bisa menghasilkan pengalaman yang tidak seragam karena respons perangkat mengikuti kondisi tubuh yang terbaca saat itu juga.

Gabungan tiga teknik pijat dunia

Selain mengandalkan sensor dan AI, uDream.AI juga meramu tiga tradisi pijat yang sudah dikenal luas. Tiga teknik itu adalah Thai Massage, Japanese Shiatsu, dan Tui Na dari Tiongkok, yang masing-masing memiliki karakter berbeda dalam membantu tubuh lebih rileks.

Thai Massage dikenal dengan unsur peregangan, Shiatsu menitikberatkan tekanan pada titik tertentu, sedangkan Tui Na memakai gerakan dorong dan tarik untuk membantu mengurangi ketegangan otot. Raynaldo Hasan, Brand & Operation Manager OSIM Indonesia, menyebut pengguna tidak perlu lagi memilih paket pijat umum karena teknik dari berbagai tradisi itu bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan.

Pengalaman relaksasi yang melibatkan banyak indera

UDream.AI tidak berhenti pada pijatan fisik saja. OSIM merancang perangkat ini agar menghadirkan pengalaman yang menyentuh suara, visual, dan aroma secara bersamaan, sehingga relaksasi terasa lebih menyeluruh.

Pada bagian audio, perangkat ini menggunakan speaker premium dari Devialet, merek asal Prancis yang dikenal dengan kualitas suara jernih. Di sisi visual, teknologi SensorTech dipakai untuk menghadirkan stimulasi pencahayaan yang mendukung suasana tenang saat sesi berlangsung.

Aroma juga menjadi bagian dari pengalaman tersebut melalui scent pods dari dsm-firmenich. Pilihan aromanya dapat mendukung relaksasi atau memberi dorongan energi, tergantung program yang dipilih pengguna.

Raynaldo menegaskan bahwa elemen-elemen itu dirancang saling melengkapi, bukan berdiri sendiri. Seluruh komponen bekerja bersama untuk menyentuh tubuh sekaligus pikiran dalam satu rangkaian relaksasi.

Desain yang diarahkan pada rasa aman dan nyaman

Di luar fitur teknologinya, bentuk uDream.AI juga dibuat dengan perhatian khusus pada desain. OSIM memilih tampilan melingkar dan organik agar perangkat ini terasa lebih lembut dan tidak kaku seperti alat elektronik pada umumnya.

Raynaldo menjelaskan bahwa inspirasi desainnya datang dari Chambered Nautilus, kerang purba yang sudah ada sejak sebelum zaman dinosaurus. Bentuk itu dipilih karena dianggap mewakili rasa aman dan nyaman yang bertahan lama.

Desain tersebut juga ikut menguatkan posisi uDream.AI sebagai produk wellness, bukan sekadar kursi pijat rumah tangga. Dengan perpaduan bentuk visual, sensor pintar, dan teknik pijat dari tiga tradisi, perangkat ini menyasar kebutuhan pengguna urban yang ingin relaksasi lebih personal di tengah ritme hidup yang padat.

Produk ini juga mendapat pengakuan melalui Red Dot Award 2026, yang menambah nilai pada sisi desain dan inovasinya. OSIM Indonesia kini menempatkan uDream.AI sebagai produk yang tersedia di gerai OSIM terkemuka, sekaligus menunjukkan bagaimana AI semakin masuk ke dunia wellness melalui pengalaman pijat yang membaca kebutuhan tubuh secara langsung.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru