UMKM Jateng Menguat, Ahmad Luthfi Raih Top Regional Leader 2026

Author: Redaksi Android62

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meraih Top Regional Leader 2026 setelah dinilai berhasil mendorong UMKM dan ekonomi kreatif sebagai penopang ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa. Penghargaan itu menempatkan penguatan ekonomi rakyat di Jawa Tengah sebagai salah satu capaian yang mendapat perhatian nasional.

Ajang penghargaan tersebut digelar Disway National Network dalam Leadership Forum di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Founder Disway National Network, Dahlan Iskan.

Usai menerima penghargaan, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa kondisi fiskal yang terbatas justru harus memacu pemerintah daerah untuk lebih kreatif. Ia menyebut capaian ini sebagai dorongan agar kepala daerah terus menghadirkan terobosan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini menjadi inspirasi bagi seluruh kepala daerah untuk lebih kreatif menciptakan terobosan di tengah tekanan dan keterbatasan fiskal,” kata Luthfi.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya milik pemerintah provinsi. Ia menilai apresiasi itu juga layak dirasakan pemerintah kabupaten/kota serta jutaan pelaku UMKM yang selama ini menjadi penggerak ekonomi daerah.

Di Jawa Tengah, skala UMKM memang sangat besar. Jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di provinsi ini mencapai sekitar 4,2 juta unit usaha, sehingga sektor tersebut menjadi basis penting ekonomi rakyat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mencatat penguatan pembinaan UMKM. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah pada triwulan I 2026, sebanyak 199.781 UMKM telah mendapatkan pembinaan, naik 1.001 unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Jika dirinci, dari total UMKM binaan itu terdapat 81.595 unit di sektor produksi, 28.586 unit di bidang pertanian, 67.595 unit di sektor perdagangan, dan 22.005 unit di bidang jasa. Komposisi ini menunjukkan bahwa pembinaan UMKM di Jawa Tengah menjangkau beragam sektor usaha.

Data UMKM Jawa Tengah Jumlah
Total UMKM sekitar 4,2 juta unit usaha
UMKM yang mendapat pembinaan pada triwulan I 2026 199.781 unit
Kenaikan dibanding periode sama tahun sebelumnya 1.001 unit
Penyerapan tenaga kerja sekitar 1,38 juta tenaga kerja

Dari sisi dampak ekonomi, sektor UMKM di Jawa Tengah juga menyerap sekitar 1,38 juta tenaga kerja. Angka itu memperlihatkan bahwa penguatan pelaku usaha kecil ikut menopang kesempatan kerja di daerah.

Pemprov Jawa Tengah terus memperkuat UMKM melalui kemudahan akses permodalan. Selain itu, pemerintah daerah juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lewat pelatihan dan pendampingan usaha.

Dukungan lain diberikan melalui bantuan legalitas usaha untuk memperkuat kepastian pelaku UMKM. Di saat yang sama, akses pasar dan digitalisasi pemasaran terus diperluas agar usaha kecil di daerah memiliki daya saing lebih tinggi.

Source: radarmagelang.jawapos.com
Berita Terbaru