Harga Redmi K100 tampaknya menjadi sorotan terbesar dari bocoran yang beredar. Meski masih berada di jalur ponsel performa, perangkat ini disebut bisa melompat ke kisaran 4.000 yuan, jauh di atas Redmi K90 yang saat meluncur dibuka di harga CNY 2,599.
Kenaikan itu terasa makin menonjol karena Redmi K100 belum dikaitkan dengan chipset yang benar-benar baru. Laporan sebelumnya menyebut perangkat ini masih akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sehingga daya tarik utamanya justru diperkirakan datang dari kombinasi baterai besar dan fitur pengisian daya yang lebih lengkap.
Baterai jumbo jadi pusat perhatian
Nama Redmi K100 mulai ramai dibicarakan karena sektor dayanya disebut mendapat peningkatan besar. Digital Chat Station menyebut ponsel ini akan membawa layar 6,6 inci, dengan ukuran yang tidak jauh berbeda dari Redmi K90.
Perubahan yang paling besar justru ada pada kapasitas baterai. Bocoran itu menyebut Redmi K100 bisa membawa baterai 8.500mAh, dan perusahaan bahkan masih disebut bereksperimen dengan kapasitas yang lebih besar.
Jika angka tersebut benar, Redmi K100 akan melampaui Redmi K90 yang memakai baterai 7.100mAh. Lonjakan itu menunjukkan fokus utama perangkat ini tetap ada pada daya tahan, bukan sekadar performa.
Wireless charging ikut masuk ke model standar
Di sisi pengisian daya, Redmi disebut masih mempertahankan pengisian kabel 100W. Namun, kabar yang paling menarik perhatian adalah kemungkinan hadirnya wireless charging 50W pada model standar.
Fitur seperti itu biasanya lebih sering muncul di ponsel kelas lebih premium. Karena itu, kehadirannya di varian dasar Redmi K100 berpotensi mengubah cara pasar memandang seri ini.
Kombinasi baterai besar, pengisian kabel cepat, dan wireless charging membuat spesifikasinya terlihat lebih lengkap. Pada saat yang sama, paket fitur seperti ini juga bisa menjadi salah satu alasan harga jualnya ikut naik.
Posisi harga ikut terdorong
Bocoran tentang banderol 4.000 yuan membuat Redmi K100 terasa berbeda dari pendahulunya. Selisihnya cukup jauh dibanding Redmi K90, sehingga kenaikan harga ini menjadi salah satu detail paling disorot dari kabar awal perangkat tersebut.
Menariknya, harga yang lebih tinggi itu justru muncul meski chipset yang disebut bukan generasi paling baru. Artinya, nilai jual Redmi K100 kemungkinan besar akan ditopang oleh baterai yang lebih besar, pengisian daya yang lebih cepat, dan kehadiran wireless charging.
Situasi pasar juga ikut memberi konteks. Beberapa produsen smartphone di China dikabarkan telah menaikkan harga sejumlah model dalam beberapa bulan terakhir.
Keluarga Redmi K100 mulai terbentuk
Di atas model standar, rumor juga mengarah ke Redmi K100 Pro Max. Varian ini disebut akan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6, sehingga posisinya jelas disiapkan untuk kelas yang lebih tinggi.
Sektor kamera pun ikut dibocorkan. Redmi K100 Pro Max dirumorkan membawa kamera utama 200 megapiksel dengan sensor 1/1.28 inci, serta kamera telefoto periskop 50 megapiksel.
Detail tersebut memperlihatkan bahwa keluarga Redmi K100 tampaknya tidak hanya dibedakan lewat tenaga mesin. Redmi juga terlihat menyiapkan pemisahan yang lebih jelas lewat kemampuan kamera dan kelas fitur di tiap model.
Sejauh ini, semua informasi tentang Redmi K100 masih berupa bocoran awal. Namun kombinasi layar 6,6 inci, baterai 8.500mAh, pengisian kabel 100W, dan kemungkinan wireless charging 50W sudah cukup membuat perangkat ini menjadi salah satu model yang patut dipantau menjelang debut resminya di China pada Oktober.
Source: www.gizmochina.com