WMoto Griffin 205 langsung menonjol karena menawarkan paket yang jarang ditemui di skutik sekelasnya. Motor ini membawa ABS dual channel, Traction Control System, panel instrumen TFT, hingga dashcam bawaan pabrik, sementara banderolnya tetap berada di kisaran Rp30 jutaan.
Kombinasi tersebut membuat Griffin 205 terlihat berani menantang skutik sporty yang sudah lebih dulu dikenal di pasar Asia Tenggara. Di Malaysia, model ini diposisikan sebagai alternatif dengan pendekatan nilai guna yang kuat bagi pengguna harian yang menginginkan fitur lengkap tanpa harus naik ke harga yang terlalu tinggi.
Bekal fitur yang terasa lebih mahal
Fitur keselamatan menjadi salah satu daya tarik terbesar. WMoto membekali Griffin 205 dengan ABS dual channel pada rem cakram depan dan belakang, lalu menambahkan TCS untuk membantu menjaga traksi saat permukaan jalan licin atau ketika akselerasi berlangsung cepat.
Di luar itu, motor ini juga sudah memakai pencahayaan full LED, port USB Type-A dan Type-C, serta layar TFT digital. Kehadiran dashcam bawaan pabrik menjadi pembeda yang paling mencuri perhatian karena fitur semacam ini masih jarang ditemukan di kelas skutik sporty menengah.
Mesin hampir 200 cc yang jadi pembeda utama
Selain fitur, Griffin 205 mengandalkan mesin satu silinder 198,8 cc, 4-tak SOHC 4 katup dengan pendingin cairan dan sistem bahan bakar EFI. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 14,5 kW atau sekitar 19,5 HP pada 8.250 rpm, dengan torsi 17,4 Nm pada 6.250 rpm.
Karakter itu membuatnya berada di atas banyak skutik 150 cc yang beredar saat ini. Dengan kapasitas hampir 200 cc, Griffin 205 diposisikan sebagai motor yang lebih responsif untuk mobilitas dalam kota maupun perjalanan keluar kota.
Dimensi tetap dibuat ramah harian
Meski tampil agresif, Griffin 205 tetap disiapkan sebagai skutik urban. Bobot keringnya 126 kg, tinggi joknya 790 mm, dan kapasitas tangkinya mencapai 11 liter.
Untuk menunjang penggunaan harian, motor ini memakai velg 14 inci dengan ban depan 100/80-14 dan ban belakang 120/70-14. Suspensinya terdiri dari fork teleskopik di depan dan dual shock absorber di belakang agar lebih nyaman saat melewati berbagai kondisi jalan.
Desain yang terasa akrab bagi pengguna Aerox
Secara visual, Griffin 205 membawa garis bodi tajam dengan lampu LED bergaya agresif. Wajah depannya memberi kesan futuristis, sementara fairing samping yang berotot membuat tampilannya kuat sebagai skutik sporty.
Proporsinya juga kerap dianggap mengingatkan pada Yamaha Aerox, terutama dari sisi siluet bodi dan posisi berkendara yang nyaman. WMoto menawarkan pilihan warna Mint Green, Glacier Grey, Action Blue, Clockwork Orange, Nitro Red, dan Enduro White untuk memperkuat karakter modernnya.
Harga di Malaysia dan peluang pasar
Di Malaysia, WMoto Griffin 205 dipasarkan mulai RM 8.888. Jika mengacu pada informasi yang tersedia, banderol itu setara dengan kisaran sekitar Rp31 juta hingga Rp39 jutaan tergantung kurs dan biaya tambahan.
Dengan paket mesin hampir 200 cc, ABS dua kanal, TCS, TFT meter, USB charger, dan dashcam bawaan, motor ini tampil sebagai opsi yang sulit diabaikan di kelasnya. Hingga kini Griffin 205 masih dipasarkan khusus untuk Malaysia, meski model ini berpotensi menarik perhatian bila masuk ke pasar Indonesia.
