Xiaomi YU7 GT Tak Bersopir Tuntaskan Nürburgring, Ternyata Masih Lebih Lambat Jauh

Xiaomi kembali menarik perhatian di Nürburgring Nordschleife lewat YU7 GT, SUV listrik performa tinggi yang berhasil menyelesaikan satu putaran tanpa sopir. Catatan waktunya tercatat 10 menit 29,483 detik, menjadikannya kendaraan pertama dalam sejarah yang menuntaskan lap otonom di lintasan legendaris itu.

Video putaran tersebut diunggah di akun YouTube Nürburgring. Dalam rekaman itu, mobil terlihat melaju sendiri di sirkuit tanpa ada orang di balik kemudi, sebuah pemandangan yang jarang terjadi di lintasan yang dikenal sangat menuntut.

Lintasan yang memang bukan untuk kendaraan biasa

Nordschleife punya reputasi sebagai salah satu trek paling sulit di dunia. Panjang lintasannya mencapai 12,94 mil atau 20,82 km, terdiri dari 73 tikungan resmi, dan perubahan elevasinya lebih dari 1.000 kaki atau sekitar 305 meter.

Di tengah karakter lintasan yang ekstrem itu, YU7 GT tetap mampu menjaga ritme. Mobil ini juga tercatat menyentuh kecepatan puncak 210 km/jam di lintasan lurus bagian belakang.

Keberhasilan tersebut membuat putaran otonom ini menonjol bukan hanya karena hasil waktunya, tetapi juga karena konteks lintasannya. Sirkuit yang dijuluki “Green Hell” itu kerap menjadi ukuran kemampuan mobil dalam kondisi yang jauh dari mudah.

Masih tertinggal jauh dari catatan saat dikemudikan manusia

Meski mencetak rekor baru untuk putaran tanpa sopir, waktu 10 menit 29,483 detik masih tertinggal 3 menit 7 detik dari catatan saat mobil dikendarai manusia. Sebelumnya, YU7 GT membukukan 7 menit 22,755 detik dalam pengujian dengan pengemudi.

Catatan itu sempat menempatkan YU7 GT dalam jajaran SUV listrik tercepat yang pernah mengelilingi Nürburgring. Rekor tersebut juga mengalahkan pencapaian sebelumnya milik Audi RS Q8 dengan selisih lebih dari 14 detik.

Perbandingan dua hasil itu memperlihatkan dua sisi penting dari mobil ini. Di satu sisi, performa YU7 GT sudah terbukti kuat saat dikendarai manusia, dan di sisi lain, sistem otonomnya juga sanggup menaklukkan trek yang sangat kompleks.

Sinyal ambisi Xiaomi di industri otomotif

Pencapaian di Nürburgring memberi sinyal bahwa Xiaomi tidak hanya mengejar angka performa. Pabrikan yang masih tergolong baru di industri mobil ini juga mulai menunjukkan keseriusan pada teknologi mengemudi otonom di level yang sangat menantang.

YU7 GT menjadi contoh bahwa SUV listrik performa tinggi kini tidak lagi dinilai hanya dari tenaga dan kecepatan puncak. Kemampuan menavigasi sirkuit teknis dengan presisi juga mulai menjadi bagian penting dari pembuktian teknologi.

Di Nürburgring, mobil ini bukan sekadar mencatat waktu. Xiaomi juga mengirim pesan bahwa sistem otonomnya sudah mampu bekerja di salah satu arena tersulit bagi kendaraan apa pun, apalagi tanpa campur tangan pengemudi.

Source: www.bincangbincangmobil.com

Berita Terkait