16 Kampus Buka Jurusan AI di Indonesia, Pilihannya Kini Jauh Lebih Luas

Minat terhadap jurusan kecerdasan buatan di Indonesia terus meluas, dan kini pilihan kampusnya tidak lagi terbatas pada beberapa perguruan tinggi besar. Sejumlah kampus negeri maupun swasta sudah membuka program studi yang berfokus pada AI, machine learning, data science, robotika, hingga sistem cerdas.

Perkembangan ini memberi lebih banyak ruang bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke bidang teknologi dengan prospek kerja yang dinilai cerah. Mengutip Kompas.com, kebutuhan tenaga ahli kecerdasan buatan terus meningkat seiring transformasi digital di berbagai sektor.

Kampus negeri yang sudah membuka jurusan AI

Di kelompok perguruan tinggi negeri, program studi AI tersebar di beberapa kampus besar dengan fokus yang beragam. Ada yang menitikberatkan pada kecerdasan artifisial murni, ada pula yang menggabungkannya dengan robotika dan mekatronika.

KampusProgram Studi AIAkreditasi
Universitas IndonesiaSarjana Kecerdasan ArtifisialBaik
ITSRekayasa Kecerdasan ArtifisialUnggul/Excellent, Baik Sekali
Universitas AirlanggaTeknik Robotika dan Kecerdasan BuatanBaik Sekali
UPIMekatronika dan Kecerdasan BuatanBaik
IPBS1 Kecerdasan BuatanSudah mengantongi akreditasi BAN-PT
Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf HabibieTeknik Robotik dan Kecerdasan BuatanBaik
UnesaS-1 Kecerdasan ArtifisialBaik

Universitas Indonesia membuka Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial di bawah Fakultas Ilmu Komputer untuk tahun akademik 2026/2027. ITS menonjol lewat fokus pada machine learning, computer vision, dan intelligent systems.

Unesa juga menyiapkan kurikulum minimal 144 SKS dengan fokus pada machine learning, deep learning, computer vision, hingga analisis big data. IPB mengambil pendekatan yang lebih dekat dengan sektor agro-maritim, dengan lulusan yang dibekali kompetensi untuk mengembangkan algoritma dan teknologi sistem cerdas di bidang tersebut.

Kampus swasta yang menambah jalur belajar AI

Di jalur perguruan tinggi swasta, daftar program studi AI juga semakin panjang. Beberapa kampus menempatkan generative AI, robotics, dan data science sebagai bagian penting dari pembelajaran.

KampusProgram Studi AICatatan Penting
Binus UniversityArtificial IntelligenceFokus AI Terapan, jenjang S1
Universitas Kristen Indonesia Paulus MakassarS1 Kecerdasan BuatanTerakreditasi Pertama
UMSS1 Kecerdasan BuatanBerada di bawah Fakultas Komunikasi dan Informatika
Universitas 17 Agustus 1945 SurabayaTeknik Robotika dan Kecerdasan BuatanAkreditasi Baik
Universitas Harapan BangsaS1 Teknik Robotika dan Kecerdasan BuatanPelopor di wilayah Banyumas
Universitas Bunda MuliaKecerdasan BuatanPelopor program S1 Kecerdasan Buatan pertama di Indonesia, akreditasi Baik
UnikomTeknik Robotika dan Kecerdasan BuatanMulai Tahun Akademik 2025/2026, akreditasi Baik
Universitas Sunan GresikTeknik Robotika dan Kecerdasan BuatanAkreditasi BAIK dari LAM INFOKOM
Universitas Pembangunan Panca BudiS1 Kecerdasan BuatanProgram kelas karyawan, akreditasi BAN PT Baik

Binus University membekali mahasiswa dengan machine learning, computer vision, neural network, dan deep learning. Lulusannya diproyeksikan dapat bekerja sebagai machine learning engineer, data scientist, atau AI product manager.

Universitas Bunda Mulia disebut sebagai pelopor S1 Kecerdasan Buatan pertama di Indonesia. Programnya tersebar di Jakarta dan Tangerang, dengan fokus pada Machine Learning, Generative AI, dan sistem pintar lainnya.

Yang dipelajari mahasiswa dan peluang kerjanya

Jurusan AI umumnya mempertemukan mahasiswa dengan mata kuliah teknis yang luas. Materinya mencakup Machine Learning, Deep Learning, Natural Language Processing, Computer Vision, Data Science, Big Data, Robotics, Internet of Things, Cloud Computing, dan Etika Artificial Intelligence.

Selain teori, mahasiswa juga belajar pemrograman Python, pengolahan data, dan pengembangan model AI untuk menyelesaikan masalah nyata. Kombinasi kemampuan itu membuat jurusan AI relevan untuk industri teknologi, perbankan, kesehatan, manufaktur, hingga pemerintahan.

Peluang kerja lulusan AI pun cukup beragam karena banyak perusahaan mulai mengadopsi sistem berbasis kecerdasan buatan. Posisi yang bisa dibidik antara lain AI Engineer, Machine Learning Engineer, Data Scientist, Data Engineer, AI Researcher, Computer Vision Engineer, NLP Engineer, Robotics Engineer, Software Engineer, Business Intelligence Analyst, AI Consultant, dan AI Product Manager.

Keahlian tersebut juga dibutuhkan oleh perusahaan teknologi global, startup, lembaga riset, dan instansi pemerintah yang sedang mengembangkan layanan berbasis AI. Karena itu, pemilihan kampus tidak hanya bergantung pada nama besar, tetapi juga kurikulum, fasilitas laboratorium, dosen, kerja sama industri, dan status akreditasi program studi.

Bagi siswa yang menyukai matematika, logika, pemrograman, dan analisis data, jurusan AI menjadi salah satu jalur kuliah yang layak dipertimbangkan. Pilihan kampus yang tersedia kini jauh lebih banyak, sehingga calon mahasiswa bisa menyesuaikannya dengan fokus belajar dan target karier yang diinginkan.

Berita Terkait