21 Tewas, Ledakan Pabrik Kembang Api Liuyang Paksa Evakuasi Warga Hingga 3 Kilometer

Author: Redaksi Android62

Sedikitnya 21 orang tewas dan 61 lainnya luka-luka setelah ledakan besar mengguncang pabrik kembang api Huasheng di Liuyang, Provinsi Hunan, China. Guncangan ledakan bahkan terasa hingga radius tiga kilometer dan memaksa warga di sekitar lokasi dievakuasi demi keselamatan.

Situasi di sekitar pabrik langsung berubah menjadi area berisiko tinggi. Petugas bergerak cepat untuk menstabilkan lokasi, sementara pencarian korban tetap dilakukan di tengah ancaman ledakan susulan.

Pencarian korban berlangsung dengan dukungan robot

Hampir 500 personel dikerahkan untuk mencari korban, mengevakuasi warga, dan memberi pertolongan kepada mereka yang terluka. Robot juga digunakan untuk menjangkau bagian bangunan yang sulit diakses dan memastikan masih ada atau tidaknya korban yang terjebak.

Upaya penyelamatan tidak berjalan dalam kondisi aman. Di area pabrik terdapat dua gudang bubuk mesiu yang membuat tim penyelamat harus ekstra hati-hati selama bekerja.

Untuk menekan risiko ledakan lanjutan, petugas membasahi area sekitar sepanjang proses evakuasi. Langkah itu dilakukan bersamaan dengan upaya pengamanan lokasi agar tidak menambah jumlah korban.

Kerusakan menjalar ke permukiman warga

Ledakan tidak berhenti di area produksi. Bangunan di sekitar pabrik ikut rusak, termasuk rumah-rumah warga yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Seorang warga yang tinggal sekitar satu kilometer dari pabrik mengatakan material yang terlempar ke jalan sempat mengganggu akses. Ia juga menyebut kaca jendela rumah pecah, rangka aluminium berubah bentuk, dan pintu baja terpelintir akibat tekanan ledakan.

Sejumlah warga memilih meninggalkan rumah mereka karena khawatir situasi belum aman. Dampak itu memperlihatkan betapa kuatnya ledakan yang terjadi di kawasan industri tersebut.

Penyelidikan dan sorotan terhadap keselamatan industri

Polisi kini menyelidiki penyebab ledakan dan mengambil langkah pengendalian terhadap pihak yang bertanggung jawab di perusahaan itu. Presiden Xi Jinping juga meminta pencarian korban yang belum ditemukan dilakukan semaksimal mungkin.

Xi menegaskan perlunya penyelidikan menyeluruh agar pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban. Di saat yang sama, insiden ini kembali menyorot risiko keselamatan di industri kembang api Liuyang yang dikenal sebagai pusat produksi terbesar di dunia.

Ledakan di pabrik Huasheng menambah daftar insiden serupa di China. Pada Februari lalu, ledakan di toko kembang api di Provinsi Hubei menewaskan 12 orang dan kembali memunculkan kekhawatiran soal pengawasan keamanan di fasilitas yang menyimpan bahan mudah meledak.

Source: www.suara.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru