Target 40.000 Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP kini menjadi fokus pemerintah untuk dipastikan benar-benar siap beroperasi pada Oktober 2026. Program ini diarahkan bukan sekadar membentuk koperasi, tetapi menjadikannya pusat layanan ekonomi yang dekat dengan warga desa.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut pemerintah sedang memusatkan energi agar pembangunan koperasi selesai pada September 2026. Dengan begitu, layanan untuk masyarakat bisa mulai berjalan sebulan setelahnya.
Koperasi desa diposisikan sebagai pusat layanan
KDMP disiapkan sebagai titik distribusi berbagai kebutuhan masyarakat desa. Di dalam skema itu, penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan, alat dan mesin pertanian, hingga kebutuhan layanan lain akan dipusatkan di koperasi.
Selain itu, koperasi juga diarahkan untuk melayani pembayaran listrik dan telepon. Penyaluran barang subsidi seperti pupuk dan gas pun akan masuk melalui jalur yang sama agar layanan lebih terintegrasi.
Juga menjadi pembeli hasil warga
Di luar fungsi distribusi, KDMP juga dirancang sebagai offtaker atau pembeli langsung hasil produksi pertanian dan perkebunan masyarakat. Pola ini diharapkan memberi kepastian pasar bagi petani dan nelayan serta menjaga harga tetap layak.
Skema tersebut menempatkan koperasi sebagai penghubung antara produksi warga dan kebutuhan harian desa. Pemerintah ingin aktivitas ekonomi desa bergerak melalui lembaga milik bersama, bukan hanya bertumpu pada satu jalur distribusi.
Fokus disempitkan agar lebih siap
Zulkifli Hasan menjelaskan pemerintah telah rapat dengan badan dan kementerian terkait untuk memusatkan penyelesaian pada 40.000 koperasi. Ia mengatakan jumlah itu masih bisa berada di kisaran 36.000 lebih, namun cadangan target tetap disiapkan sampai 40.000 unit.
Pemerintah sebelumnya sempat menyiapkan rencana yang lebih besar. Namun, fokus kini diarahkan agar koperasi yang dibangun benar-benar siap jalan.
Kesiapan di Sulawesi Selatan menunggu arahan pusat
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sulsel Jufri Rahman menyampaikan 40.000 KDMP yang segera beroperasi diharapkan memberi pelayanan yang lebih baik. Ia juga menilai penataan koperasi bisa menjadi lebih rapi jika seluruh proses mengikuti arahan pusat.
Hingga kini, operasional koperasi masih menunggu instruksi pemerintah pusat. Jufri menegaskan penetapan jumlah maupun pengurangan koperasi harus mengikuti aturan pusat, termasuk soal kriteria jika ada penyesuaian jumlah.
Di Sulsel sendiri, kepengurusan dan manajemen Kopdes Merah Putih telah terbentuk sebanyak 3.059 pengurus yang tersebar di 24 kabupaten kota. Struktur ini menjadi bagian dari persiapan agar koperasi bisa segera bergerak ketika instruksi operasional diterbitkan.
| Informasi | Data | Keterangan |
|---|---|---|
| Target koperasi | 40.000 unit | Fokus utama pemerintah |
| Waktu rampung | September 2026 | Untuk mulai melayani warga pada Oktober 2026 |
| Struktur di Sulsel | 3.059 pengurus | Tersebar di 24 kabupaten kota |
