Serat menjadi salah satu kunci diet yang lebih mudah dijalani karena membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Di saat asupan kalori perlu dikendalikan, makanan tinggi serat dapat memberi keuntungan ganda: perut terasa terisi dan pencernaan tetap terbantu.
Sejumlah bahan makanan juga relatif praktis diolah menjadi menu harian maupun camilan sehat. Berikut enam pilihan makanan tinggi serat yang bisa dipertimbangkan saat menjalani diet.
1. Kacang polong hijau
Kacang polong hijau kerap dipandang sebagai sayuran bertepung, padahal kandungan gizinya cukup lengkap. Di dalamnya terdapat serat, vitamin C, vitamin K, karbohidrat, protein, folat, mangan, zat besi, fosfor, dan nutrisi lain.
Kombinasi serat dan protein membuat kacang polong hijau dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Bahan ini cocok dijadikan pelengkap menu diet atau camilan sehat untuk membantu mengontrol jumlah makanan yang masuk ke tubuh.
2. Ubi jalar
Ubi jalar menjadi pilihan yang tepat saat diet karena mengandung serat, vitamin A, antioksidan, karbohidrat, dan mineral. Seratnya membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sedangkan karbohidrat alaminya dicerna lebih lambat sehingga gula darah cenderung lebih stabil.
Ubi tetap perlu dikonsumsi secara wajar karena masih mengandung gula dan karbohidrat. Untuk kebutuhan diet, cara pengolahan yang paling sederhana adalah merebus atau mengukusnya.
3. Raspberries
Raspberries termasuk buah yang sangat kaya serat dan sering direkomendasikan untuk diet. Dalam satu cangkir raspberries terdapat sekitar 8 gram serat, disertai karbohidrat, lemak, protein, kalsium, zinc, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, dan kalium.
Serat pada raspberries membantu menjaga kenyang lebih lama sehingga cocok untuk mengontrol keinginan makan berlebih. Buah ini bisa dinikmati bersama yogurt atau diblender bersama raspberries beku ke dalam smoothies.
4. Chia seed
Chia seed atau biji chia dikenal mengandung serat tinggi, asam lemak omega-3, kalsium, dan magnesium. Dalam dua sendok makan chia seed terdapat sekitar 10 gram serat, sehingga bahan ini sering dipilih untuk membantu menahan lapar lebih lama.
Kandungan seratnya membuat chia seed cocok dimasukkan ke smoothies, sereal, atau diolah menjadi puding chia. Pola konsumsi seperti ini dapat membantu mengatur porsi makan tanpa terasa terlalu berat.
5. Prune
Buah plum kering atau prune juga dikenal kaya serat dan memiliki kandungan protein yang membantu menahan lapar. Selain serat, prune mengandung karbohidrat, kalsium, fosfor, kalium, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, natrium, dan nutrisi lain.
Meski tergolong memiliki kalori yang cukup tinggi, prune disebut tidak mudah membuat berat badan bertambah bila dikonsumsi secara wajar. Bahan ini dapat ditambahkan ke smoothies sebagai pilihan diet yang lebih mengenyangkan.
6. Biji delima
Biji buah delima atau pomegranate seed juga masuk dalam daftar makanan yang cocok dikonsumsi saat diet. Bahan ini mengandung serat, karbohidrat, protein, vitamin K, vitamin C, folat, kalium, dan sejumlah nutrisi lain.
Dalam satu cangkir biji delima, terdapat 7 gram karbohidrat kompleks, sementara kandungan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Biji delima bisa ditambahkan ke yogurt, salad, smoothies, atau pudding chia agar menu diet terasa lebih variatif.
| Makanan | Kandungan Kunci | Cara Konsumsi |
|---|---|---|
| Chia seed | 2 sendok makan mengandung sekitar 10 gram serat | Smooties, sereal, puding chia |
| Raspberries | 1 cangkir mengandung sekitar 8 gram serat | Yogurt, smoothies |
| Biji delima | 1 cangkir mengandung 7 gram karbohidrat kompleks | Yogurt, salad, smoothies, pudding chia |
Dengan porsi yang terukur dan pengolahan yang tepat, enam makanan tinggi serat ini dapat membantu diet terasa lebih mudah dijalani. Pilihannya beragam, dari buah, biji-bijian, hingga umbi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan makan harian.
Source: lifestyle.bisnis.com






