YouTube kembali membuka ruang bagi brand, agensi, dan pelaku bisnis di Asia Tenggara untuk unjuk hasil lewat YouTube Works Awards Asia Tenggara 2026. Ajang ini mencari kampanye video yang tidak hanya menonjol secara kreatif, tetapi juga terbukti memberi dampak pada pertumbuhan bisnis dan hasil investasi.
Pendaftaran dibuka hingga 30 April 2026 untuk kampanye yang tayang di Asia Tenggara dalam periode 1 Maret 2025 hingga 30 April 2026. Dengan syarat itu, YouTube menegaskan bahwa yang dicari bukan sekadar ide yang menarik perhatian, melainkan karya yang bisa menunjukkan efektivitas nyata di ranah bisnis.
AI masuk sebagai kategori baru
Sorotan utama tahun ini datang dari hadirnya kategori baru, Best Use of AI for Creative. Kategori ini dibuat untuk mengakui peran kecerdasan buatan dalam pemasaran digital, terutama saat AI generatif dipakai untuk personalisasi konten dalam skala besar.
Langkah tersebut memperlihatkan perubahan cara brand membangun komunikasi dengan audiens. AI kini tidak hanya dipandang sebagai alat bantu produksi, tetapi juga sebagai cara untuk menciptakan bentuk interaksi yang lebih sulit diwujudkan dengan pendekatan biasa.
Kreativitas dan hasil bisnis dinilai bersamaan
YouTube Works Awards Asia Tenggara menempatkan kreativitas dan performa bisnis dalam satu kerangka penilaian yang sama. Artinya, kampanye yang masuk perlu menunjukkan daya tarik kreatif sekaligus hasil yang dapat diukur dari sisi efektivitas.
Pendekatan ini membuat kompetisi tersebut relevan bagi brand yang ingin membuktikan bahwa video marketing dapat bekerja lebih jauh dari sekadar membangun citra. Di ajang ini, aspek ide dan dampak tidak dipisahkan, melainkan dilihat sebagai satu kesatuan.
Kategori lain tetap fokus pada dampak kampanye
Selain kategori berbasis AI, sejumlah kategori utama tetap dipertahankan untuk menilai sisi lain dari strategi video marketing. The Big Bang menyoroti efektivitas peluncuran produk, sedangkan Multiformat Storytelling memberi apresiasi pada penggunaan berbagai format, mulai dari Shorts hingga Connected TV.
Kategori Brands & Creators juga kembali hadir untuk menilai kolaborasi antara merek dan kreator. Sementara itu, penghargaan Agency of the Year diberikan kepada agensi yang dinilai paling besar kontribusinya dalam menghasilkan kampanye berdampak.
Seluruh pemenang kategori kemudian akan bersaing memperebutkan The Grand Prix sebagai penghargaan tertinggi di tingkat regional. Gelar ini menjadi penanda kampanye YouTube terbaik dalam ajang tersebut dan kerap dipandang sebagai tolok ukur prestasi paling bergengsi.
Indonesia sudah punya jejak kuat
Daya tarik ajang ini juga tercermin dari capaian kampanye asal Indonesia pada edisi sebelumnya. Kampanye #KetempelanDingin dari Lifebuoy berhasil menang di kategori The Big Bang lewat pendekatan horor lokal yang dinilai efektif.
Honda BeAT juga mencatat hasil menonjol melalui proyek Beat The Streamers World yang melibatkan VTuber Kobo Kanaeru. Kampanye itu meraih kemenangan di kategori Brands & Creators dan menunjukkan bahwa pendekatan yang dekat dengan kultur audiens mampu bersaing di level regional.
Keberhasilan tersebut memperlihatkan bahwa pemahaman terhadap kebiasaan penonton masih menjadi faktor penting dalam merancang kampanye video. Di tengah naiknya peran AI, ajang ini tetap memberi ruang bagi relevansi budaya, kreativitas, dan hasil bisnis untuk dinilai dalam porsi yang sama.
