Swiss mengambil langkah pengamanan besar dengan menempatkan sekitar 4.000 tentara di wilayah perbatasan menjelang KTT G7 di Prancis. Keputusan ini diambil karena lokasi pertemuan berada sangat dekat dengan wilayah Swiss dan dinilai dapat menambah beban pengamanan di kawasan sekitar.
Fokus utama pengamanan diarahkan ke kanton Vaud, Jenewa, dan Valais. Kedekatan Evian-les-Bains, yang menjadi lokasi KTT di tepi Danau Jenewa, membuat otoritas Swiss menilai perlu ada dukungan militer tambahan agar stabilitas wilayah tetap terjaga.
Kelompok Pertahanan militer Swiss menyebut tantangan keamanan menjadi lebih besar karena posisi konferensi menempel dekat perbatasan. Dalam pernyataan resmi yang dilansir dari Azeri Press Agency, kedekatan geografis itu membuat Dewan Federal dan Parlemen memutuskan untuk menempatkan pasukan militer tambahan.
Pengerahan tentara tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga area perbatasan. Pasukan juga disiapkan untuk membantu melindungi infrastruktur penting dan mendukung aparat keamanan sipil selama forum internasional itu berlangsung.
Salah satu titik yang mendapat perhatian khusus adalah Bandara Jenewa. Aktivitas di bandara itu diperkirakan meningkat selama KTT, sehingga kehadiran militer disiapkan untuk membantu menjaga kelancaran dan keamanan di sekitarnya.
Ancaman protes dan pengawasan udara
Selain pengamanan darat, Swiss juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi aksi protes di sekitar lokasi acara. Situasi ini membuat otoritas setempat memperkuat pengawasan agar pertemuan para pemimpin negara tetap berlangsung aman.
Angkatan Udara Swiss turut dilibatkan dalam operasi selama periode KTT. Wilayah udara akan dibatasi sementara pada 10 hingga 19 Juni untuk menekan risiko keamanan di sekitar lokasi pertemuan.
Swiss juga menyiapkan sistem penangkal drone untuk mendeteksi sekaligus menangkal potensi ancaman dari udara. Langkah ini menjadi bagian dari pengamanan yang lebih luas karena forum G7 akan dihadiri para pemimpin dunia dan delegasi internasional.
Kehadiran Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang telah mengonfirmasi kehadirannya ikut menambah perhatian pada pengamanan acara. Dengan situasi itu, Swiss memilih memperkuat lapisan keamanan di darat maupun udara agar kawasan perbatasan tetap stabil selama KTT berlangsung.
Kesiagaan Swiss menunjukkan bahwa dampak sebuah pertemuan internasional tidak hanya terasa di titik acara utama. Saat lokasi konferensi berada sangat dekat dengan perbatasannya, Swiss memilih mengaktifkan dukungan militer tambahan untuk menjaga wilayah sekitar tetap aman.
Source: www.beritasatu.com