Marco Bezzecchi akan menghadapi perubahan besar di garasi Aprilia mulai MotoGP 2027. Francesco Bagnaia, yang selama ini menjadi rivalnya di lintasan, akan menjadi rekan setim dalam satu struktur tim pabrikan.
Bezzecchi menyambut keputusan tersebut secara positif, tetapi tidak menutup kemungkinan munculnya suasana yang tidak biasa. Kedekatan mereka sebagai sahabat dari lingkungan VR46 Riders Academy akan berjalan berdampingan dengan persaingan untuk meraih hasil terbaik.
Rival Lama dalam Satu Garasi
Menurut Bezzecchi, kedatangan Bagnaia menjadi kabar baik bagi pembalap, tim, dan Aprilia. Namun, berbagi garasi sepanjang akhir pekan balapan dengan sosok yang lama dihadapinya sebagai kompetitor tetap menjadi situasi baru.
“Saya tentu senang untuk dia, untuk tim, dan juga untuk Aprilia,” kata Bezzecchi dalam kutipan yang dilansir Crash.net. “Menurut saya ini sangat bagus.”
Ia juga mengakui adanya tantangan emosional dari perubahan tersebut. “Tapi, sejujurnya akan terasa aneh berbagi garasi dengannya,” ujar Bezzecchi.
Bezzecchi menilai status mereka sebagai rival tidak akan hilang hanya karena mengenakan warna tim yang sama. Perbedaannya, mereka akan berada lebih dekat dalam aktivitas tim sepanjang seri balapan berlangsung.
| Pembalap | Latar Belakang | Posisi di Aprilia |
|---|---|---|
| Francesco Bagnaia | Debut MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019, kemudian membela tim pabrikan Ducati | Bergabung mulai 2027 dengan kontrak hingga akhir 2030 |
| Marco Bezzecchi | Teman lama Bagnaia dari VR46 Riders Academy | Menjadi rekan setim Bagnaia di tim pabrikan Aprilia |
Kontrak Panjang hingga 2030
Aprilia mengumumkan kontrak Bagnaia selama empat tahun sebelum MotoGP Belanda. Kesepakatan itu mengikat juara dunia MotoGP dua kali tersebut sampai akhir musim 2030.
Kepindahan ke Aprilia juga membuka fase baru dalam karier Bagnaia di kelas utama. Sejak menjalani debut MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019, ia belum pernah membela pabrikan selain Ducati.
Bagnaia dan Bezzecchi sama-sama tumbuh dalam lingkaran pembinaan VR46 Riders Academy. Meski memiliki hubungan personal yang telah terjalin lama, keduanya belum pernah bekerja sedekat ini dalam satu tim MotoGP.
Atmosfer Positif di Aprilia
Bezzecchi percaya hubungan pertemanan dapat membantu menjaga lingkungan kerja yang sehat. Ia menilai atmosfer di Aprilia telah terbentuk dengan baik sebelum Bagnaia datang.
Pembalap Italia itu juga menyinggung kerja samanya dengan Jorge Martin pada saat ini. “Hubungan saya dengan Jorge juga sangat baik,” kata Bezzecchi.
Menurutnya, hubungan tersebut ikut menciptakan suasana positif di dalam garasi. Kondisi itu menjadi dasar yang ingin dipertahankan Aprilia saat komposisi pembalap berubah pada 2027.
Target Terdekat Masih MotoGP 2026
Rencana duet dengan Bagnaia belum mengalihkan perhatian Bezzecchi dari musim yang sedang dijalani. Ia menegaskan fokus utamanya tetap menuntaskan MotoGP 2026 dan mengejar hasil terbaik.
“Tentu saya senang menyambut musim depan, tetapi sekarang saya ingin fokus menjalani musim ini dan mencoba meraih hasil semaksimal mungkin,” ucap Bezzecchi. Dengan demikian, kerja sama baru di Aprilia masih menjadi agenda masa depan yang belum mengubah targetnya saat ini.
Source: sport.detik.com






