Bambang Rudiyanto Raih Mandat Baru Pimpin PERADIN Jatim, Pengawasan dan Layanan Hukum Diperkuat Hingga 2029

Author: Redaksi Android62

Bambang Rudiyanto kembali memimpin Badan Pengurus Wilayah Persatuan Advokat Indonesia Jawa Timur setelah meraih dukungan terbanyak dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) III. Dalam pemungutan suara yang berlangsung terbuka, ia memperoleh 99 suara dan unggul atas dua kandidat lain, yakni Indah Triyanti dengan 16 suara serta Nihrul Bahi Al Haidar dengan 13 suara.

Hasil tersebut menegaskan kepercayaan anggota terhadap Bambang untuk melanjutkan kepemimpinan BPW PERADIN Jatim pada periode 2026–2029. Pemilihan ini juga menunjukkan bahwa forum musyawarah berjalan dalam suasana kompetitif namun tetap memberi ruang bagi dinamika organisasi secara terbuka.

Muswil III digelar bersamaan dengan Halal Bihalal 1447 Hijriah di Auditorium Gedung Srijaya, Surabaya, Sabtu (18/4/2026). Agenda itu menjadi momen penting bagi organisasi untuk memilih pimpinan baru sekaligus mempererat silaturahmi dan menjaga soliditas antaranggota.

Ketua Umum PERADIN, Firman Wijaya, membuka forum tersebut dan menekankan bahwa musyawarah wilayah tidak sekadar ajang perebutan suara. Ia memandang forum ini sebagai ruang kerja bersama untuk membangun organisasi advokat yang profesional dan memiliki integritas.

Dalam proses pencalonan, Bambang Rudiyanto maju bersama Indah Triyanti dan Nihrul Bahi Al Haidar. Ketiganya membawa gagasan yang sama-sama menyoroti pengawasan internal, peningkatan kualitas advokat, dan layanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat.

Setelah kembali dipercaya memimpin, Bambang menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan akan meneruskan program bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu serta memperkuat edukasi hukum di ruang publik.

Bambang juga menempatkan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah sebagai salah satu perhatian utama. Di saat yang sama, ia menilai pendidikan berkelanjutan dan mentoring berkala harus terus dijalankan agar kualitas advokat di bawah PERADIN tetap terjaga.

“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas advokat melalui pendidikan berkelanjutan dan mentoring berkala, agar PERADIN semakin solid dan dipercaya masyarakat,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan bahwa arah kerja kepengurusan baru tidak hanya berfokus pada struktur organisasi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas anggota.

Firman Wijaya turut menyoroti pentingnya pengawasan internal yang mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurut dia, pengawasan yang baik tidak cukup diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditemukan, melainkan dari kemampuan mencegah penyimpangan sejak awal.

Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi seperti big data dan kecerdasan buatan atau AI dalam sistem pengawasan organisasi. Pendekatan tersebut, kata Firman, dapat membantu deteksi dini yang lebih akurat dan memberi nilai tambah bagi organisasi.

“Peran pengawasan harus bertransformasi, dari sekadar mencari kesalahan menjadi upaya preventif yang memberi nilai tambah bagi organisasi,” kata Firman. Pandangan itu memperlihatkan dorongan agar PERADIN Jatim memperkuat tata kelola internal dengan cara yang lebih modern dan adaptif.

Muswil III akhirnya menutup rangkaian agenda dengan pesan yang jelas: organisasi ingin menjaga keseimbangan antara regenerasi, pembinaan advokat, dan pelayanan publik. Dengan Bambang Rudiyanto kembali memimpin, BPW PERADIN Jawa Timur menempatkan pengawasan yang lebih cermat, peningkatan kualitas anggota, dan layanan hukum yang berpihak pada masyarakat sebagai fokus utama kerja berikutnya.

Source: mediabudayaindonesia.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru