Arus pembayaran kripto ke pemasok peptida kini sudah bergerak dalam skala besar. Chainalysis mencatat nilainya naik dari sekitar US$12 juta pada kuartal keempat 2025 menjadi US$32 juta pada kuartal pertama 2026, lalu memperkirakan sektor ini bisa mendekati US$39 juta pada kuartal kedua.
Lonjakan itu membuat pasar peptida abu-abu tidak lagi terlihat sebagai ceruk kecil yang hanya digerakkan komunitas tertentu. Di saat yang sama, Bitcoin dan stablecoin menjadi jalur pembayaran yang paling banyak dipakai karena lebih cocok untuk transaksi yang sulit lewat sistem perbankan tradisional.
Looksmaxxing memperluas basis pembeli
Chainalysis melihat perubahan besar pada profil konsumen. Minat pasar tidak lagi datang hanya dari kalangan biohacker, tetapi juga dari subkultur internet looksmaxxing yang mendorong pencarian cara untuk memaksimalkan daya tarik fisik.
Looksmaxxing berfokus pada penampilan luar, mulai dari fitness, grooming, diet, suplemen, prosedur kosmetik, hingga berbagai intervensi lain yang diarahkan untuk memperbaiki tampilan. Berbeda dari biohacking yang biasanya menekankan kesehatan, performa, atau umur panjang, looksmaxxing menjadikan penampilan sebagai tujuan utama.
Perubahan fokus ini membuat peptida mendapat audiens baru yang lebih luas. Di mata Chainalysis, perluasan minat tersebut ikut mendorong pasar peptida keluar dari lingkaran kecil pengguna kesehatan alternatif.
Pemasok luar negeri dan hambatan jalur legal
Peptida sendiri adalah rantai pendek asam amino yang digunakan dalam perawatan medis dan kosmetik. Zat ini juga terkait dengan bahan aktif di balik obat penurun berat badan populer seperti Ozempic dan Wegovy.
Chainalysis menyebut turunnya ketersediaan dan biaya obat-obat itu di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump ikut mendorong permintaan atas alternatif yang lebih murah. Dari situ muncul jaringan pemasok luar negeri yang menjual produk peptida tanpa merek langsung ke konsumen.
Jalur legal yang terbatas ikut memperbesar ruang bagi pasar abu-abu. Pembeli mencari akses yang lebih mudah, sementara penjual membutuhkan metode pembayaran yang tidak banyak bergantung pada pembatasan bank dan pemroses kartu.
Mengapa kripto jadi pilihan utama
Bitcoin dan stablecoin menjadi alat bayar yang paling dominan di pasar ini. Chainalysis menjelaskan bahwa bank serta pemroses pembayaran kerap membatasi transaksi yang berkaitan dengan senyawa farmasi yang belum disetujui.
Stablecoin juga makin diminati operator besar karena nilainya dipatok ke dolar dan lebih tahan terhadap gejolak harga kripto. Pada level grosir, pergeseran ini terlihat jelas ketika Chainalysis menyorot vendor dengan rata-rata deposit US$1.000 atau lebih, di mana komposisi aset condong kuat ke stablecoin untuk menjaga pesanan pasokan besar dari volatilitas pasar.
Perusahaan itu menilai pasar ini sedang mengalami breakout di blockchain. Dalam pandangannya, pertumbuhan tersebut dipicu oleh legitimasi politik yang mendadak, lalu diperkuat oleh viralitas subkultur internet.
Bukan pasar gelap lama
Chainalysis membedakan pasar abu-abu peptida dari pasar gelap online lama seperti Silk Road. Menurut perusahaan itu, sektor ini justru memperoleh popularitas saat gerakan Make America Healthy Again naik dan minat terhadap pendekatan kesehatan alternatif ikut meningkat.
Sara Graham, Senior Intelligence Analyst Chainalysis, mengatakan kepada Decrypt bahwa kenaikan aktivitas kripto ini tidak terlalu mengejutkan. Ia menilai obat bernilai tinggi yang sulit masuk ke pasar legal memang mendorong jalur kripto, tetapi ledakan peptida kini juga membawa kelompok pembeli baru ke ekosistem kripto-obat.
Graham juga menyoroti peran influencer dan tokoh publik. Menurutnya, promosi senyawa baru oleh figur-figur tersebut dapat membawa ratusan ribu pembeli pertama kali menggunakan kripto.
Rantai pasok kimia ikut bergerak
Chainalysis juga mengidentifikasi sejumlah produsen kimia asal China yang disebut beralih ke penjualan peptida setelah sebelumnya memasok prekursor fentanil dan amfetamin. Nama yang disebut antara lain Shanghai Sigma Audley dan Bigreat Technology.
Perubahan jalur bisnis ini menunjukkan pasar peptida tidak berdiri sendiri. Di tengah permintaan yang meningkat cepat, kripto memberi cara bayar yang sesuai bagi penjual dan pembeli yang ingin menghindari hambatan perbankan tradisional.







